Penyebab dan Penanganan Hidung Tersumbat pada Bayi
- 23 Apr 2024 22:50 WIB
- Bengkulu
KBRN, Bengkulu : Hidung tersumbat pada bayi dan balita seringkali menjadi momok bagi orangtua, terutama karena bayi baru mulai membangun kekebalan terhadap virus umum. Namun, selain itu, ada banyak potensi penyebab lain yang perlu diperhatikan.
Dokter spesialis Kesehatan Ibu dan Anak (KIA), dr Rumaini menjelaskan bahwa sebagian besar kasus hidung tersumbat pada bayi akan sembuh dalam beberapa hari. Namun, ada kasus yang memerlukan perhatian lebih lanjut dan mungkin konsultasi dengan dokter spesialis anak, terutama jika kondisinya berlangsung berminggu-minggu.
Hidung tersumbat terjadi ketika cairan terlalu banyak mengisi pembuluh darah dan jaringan di rongga hidung, seringkali disebabkan oleh paparan asap rokok, polutan udara, virus, atau iritan lainnya yang dapat mengiritasi saluran udara.
Gejala yang muncul bisa beragam, mulai dari kesulitan bernapas dan tidur, hingga risiko terkena infeksi sinus. Dr. Rumaini menambahkan bahwa warna cairan ingus juga dapat menjadi petunjuk penting. Cairan yang bening dan encer cenderung disebabkan oleh virus, sementara warna kuning, hijau, atau putih bisa menunjukkan adanya infeksi.
Ketika bayi mengalami hidung tersumbat, beberapa gejala yang mungkin muncul antara lain tarikan napas cepat, sesak napas, batuk, dan kesulitan makan. Namun, tidak perlu panik jika hidung tersumbat tidak disertai gejala lain.
Namun, jika terdapat demam atau batuk, serta membuat bayi enggan makan, segera berkonsultasilah dengan dokter anak untuk mendapatkan penanganan yang tepat.
Perhatikan dengan seksama gejala yang muncul pada bayi dan balita, serta jangan ragu untuk mencari bantuan medis jika diperlukan. Kesehatan dan kenyamanan bayi adalah prioritas utama bagi setiap orangtua.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....