Kenali Cara Penularan Hepatitis B pada Anak

  • 29 Jul 2023 08:00 WIB
  •  Pusat Pemberitaan

KBRN, Jakarta: Hepatitis merupakan salah satu penyakit peradangan pada hati atau liver. Kondisi ini bisa disebabkan oleh berbagai hal, mulai dari infeksi virus, kebiasaan mengonsumsi alkohol, dan penggunaan obat-obatan tertentu.

Hepatitis ditandai dengan gejala berupa demam, nyeri sendi, sakit perut, dan penyakit kuning. Kondisi ini bisa berlangsung selama 6 bulan (akut) atau lebih dari 6 bulan (kronis).

Virus hepatitis B dapat menyebar melalui kontak dengan cairan tubuh orang yang terinfeksi. Misalnya darah, air mani, cairan organ intim wanita, dan air liur.

Berbeda dengan virus hepatitis A, virus hepatitis B tidak menyebar melalui makanan atau air yang terkontaminasi. Hepatitis B juga dapat menular melalui kontak seksual atau berbagi jarum suntik yang tidak disengaja.

Akan tetapi, hepatitis B pada anak, lebih mungkin menular. Berikut ini sejumlah penularan yang bisa disebabkan oleh Hepatitis B, dirangkum berbagai sumber, diantaranya.

1. Terlahir dari Ibu yang Mengidap Hepatitis B

Sama seperti sifilis dan AIDS, virus hepatitis B juga dapat menular secara vertikal. Yaitu dari ibu ke anak melalui proses persalinan.

Menurut juru bicara Kementerian Kesehatan dr. Mohammad Syahril, 90-95 persen kasus hepatitis B menular melalui cara ini. Selain melalui proses persalinan, hepatitis B ternyata juga bisa menular dari ibu ke anak melalui pemberian air susu ibu (ASI).

Oleh karena itu, penting sekali untuk melakukan pemeriksaan hepatitis B saat hamil. Atau pemeriksaan bisa dilakukan sebelum merencanakan kehamilan.

2. Tinggal Bersama dengan Orang yang Terinfeksi

Apabila anda memiliki salah satu anggota keluarga dengan virus hepatitis B dan tinggal bersama, mereka bisa menularkan virus. Yakni virus hepatitis kepada orang lain termasuk anak-anak.

Hal ini bisa terjadi ketika berbagi barang personal seperti sikat gigi atau pisau cukur di pakai secara bersamaan. Maka dari itu, penggunaan barang-barang harus dilakukan secara steril untuk diri sendiri.

3. Menerima Transfusi Darah

Virus hepatitis B juga bisa ditularkan melalui transfusi darah dari seseorang yang terinfeksi. Melakukan pemeriksaan darah yang cermat, sebelum melakukan transfusi bisa meminimalisir risiko.

4. Gigitan dari Orang yang Terinfeksi

Gigitan juga merupakan salah satu media penularan hepatitis B. Ini bisa terjadi ketika seseorang yang terinfeksi menggigit kulit anak hingga terluka.

Air liur yang mengandung virus dapat masuk melalui celah dari luka. Hingga pada akhirnya seseorang yang mengidap virus tersebut akan menyebabkan dirinya terinfeksi penyakit hepatitis B.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....