Dinas Kesehatan Jawa Barat Sebut Pasien Influenza Rata-Rata Pulih dalam 10 Hari

  • 02 Okt 2026 12:26 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Pasien influenza rata-rata membutuhkan waktu sekitar 10 hari untuk kembali bugar, berbeda dengan flu yang umumnya pulih tiga hari
  • Setiap rumah sakit di Jawa Barat telah memiliki ruang isolasi untuk menangani penyakit yang mengalami perburukan
  • Pasien diminta isolasi mandiri selama tiga hari dan segera ke fasilitas kesehatan jika tidak membaik atau mengalami sesak

RRI.CO.ID, Jakarta - Kepala Dinas Kesehatan Jawa Barat Raden Vini Adiani Dewi menyebut pasien influenza rata-rata membutuhkan waktu sekitar sepuluh hari untuk pulih. Waktu pemulihan tersebut berbeda dengan flu biasa yang umumnya membuat kondisi tubuh kembali bugar dalam tiga hari.

“Kalau flu kita 3 hari sudah seger dengan daya tubuh yang bagus. Nah, influenza ini memang yang lebih terasanya adalah ketika demamnya tinggi, rata-rata sekitar 10 harian ya baru pasien merasakan fit kembali,” katanya kepada RRI PRO3, Jumat, 2 Oktober 2026.

Vini menjelaskan gejala influenza pada hari pertama dapat berupa demam tinggi, pusing, lemas, dan pegal-pegal. Menurutnya, batuk dan pilek terkadang tidak terlalu terasa dibandingkan gejala demam dan kondisi tubuh yang lemas.

Ia mengatakan fasilitas pelayanan kesehatan di Jawa Barat terus melakukan kesiapsiagaan menghadapi penyakit yang berpotensi mengalami perburukan. Ia menyebut setiap rumah sakit kini telah memiliki ruang isolasi setelah fasilitas tersebut diwajibkan sejak pandemi Covid-19.

“Ruang isolasi ini sudah ada di setiap rumah sakit sekarang, nggak kayak zaman dulu. Sejak Covid ini semua rumah sakit itu diwajibkan punya ruang isolasi, itu untuk penyakit-penyakit yang sifatnya tadi ada perburukan,” ujar Vini.

Bagi pasien yang baru mengalami gejala selama sekitar tiga hari, Vini menyarankan agar terlebih dahulu melakukan isolasi mandiri. Jika setelah tiga hari tidak terdapat perbaikan, pasien disarankan segera mendatangi fasilitas pelayanan kesehatan terdekat.

Vini juga meminta masyarakat memperhatikan kondisi tubuh selama menjalani pemulihan dari influenza. Jika kondisi semakin berat, termasuk mengalami sesak dengan frekuensi napas lebih dari 20 kali per menit, masyarakat diminta segera mencari pertolongan medis.

“Maksimal 3 hari kok tidak ada perbaikan atau bertambah berat, misalnya ada rasa sesak, dengan jumlah nafas yang seminitnya lebih cepat. Di atas 20 kali per menit ya, maka silakan untuk mengunjungi fasilitas pelayanan kesehatan,” ucapnya.

Selain penanganan di fasilitas kesehatan, Vini mengimbau masyarakat menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat. Upaya tersebut dilakukan dengan mencuci tangan, menggunakan masker ketika sakit, beristirahat cukup, serta mengonsumsi makanan bergizi.

“Kalau ada kerumunan pakai masker, lalu batasi mobilitas ya kalau memang tidak perlu keluar rumah jangan keluar rumah. Itu untuk yang menjaga kesehatan, terutama istirahat dan makan yang bergizi, yang sehat,” kata Vini.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....