Kenali Oseltamivir, Obat Antivirus untuk Influenza
- 29 Sep 2026 15:37 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Oseltamivir adalah obat antivirus keras yang digunakan khusus untuk mengobati influenza tipe A dan B dengan memerlukan resep dokter.
- Oseltamivir termasuk golongan neuraminidase inhibitor yang bekerja dengan menghambat enzim neuraminidase untuk menghentikan penyebaran virus influenza dalam tubuh.
- Penggunaan oseltamivir harus sesuai dengan petunjuk dokter karena merupakan obat keras dengan mekanisme kerja spesifik pada enzim virus.
RRI.CO.ID, Jakarta - Oseltamivir merupakan obat antivirus yang digunakan untuk mengobati influenza tipe A dan B. Obat tersebut termasuk obat keras sehingga penggunaannya harus berdasarkan resep dokter.
Melansir laman Siloam Hospitals, Oseltamivir termasuk golongan neuraminidase inhibitor yang bekerja dengan menghambat enzim neuraminidase. Mekanisme tersebut membantu menghentikan penyebaran virus influenza dalam tubuh
Obat ini tersedia dalam bentuk kapsul yang dapat dikonsumsi sebelum atau sesudah makan. Konsumsi bersama atau setelah makanan dapat dilakukan untuk membantu mengurangi gangguan pada lambung.
Kapsul oseltamivir perlu ditelan utuh tanpa dipotong, dihancurkan, atau dikunyah. Pasien yang kesulitan menelan kapsul dapat berkonsultasi dengan dokter atau apoteker.
Penggunaan oseltamivir harus mengikuti aturan yang diberikan dokter dan tercantum pada resep. Pasien juga perlu menyampaikan kondisi kehamilan atau menyusui kepada dokter atau apoteker.
Sebelum menggunakan obat tersebut, pasien perlu memberi tahu dokter jika memiliki riwayat alergi terhadap oseltamivir. Riwayat kerusakan ginjal juga perlu disampaikan sebelum menjalani pengobatan.
Oseltamivir dapat menimbulkan efek samping seperti mual, muntah, diare, dan nyeri perut. Beberapa kondisi seperti kesulitan bernapas, pembengkakan, kejang, atau perubahan perilaku memerlukan pertolongan medis.
Masyarakat juga diimbau tidak membeli atau mengonsumsi oseltamivir secara sembarangan. Penggunaan obat antivirus perlu disesuaikan dengan kondisi pasien dan pertimbangan tenaga kesehatan.
Sementara itu, Kementerian Kesehatan mengingatkan masyarakat tidak melakukan panic buying atau mengonsumsi oseltamivir sembarangan. Imbauan tersebut disampaikan di tengah meningkatnya kasus influenza dan perhatian masyarakat terhadap ketersediaan obat antivirus.
Kemenkes menyatakan, tidak semua pasien influenza membutuhkan obat antivirus. Penggunaan oseltamivir sendiri harus berdasarkan kondisi pasien dan pertimbangan medis dari dokter yang menangani.
“Tidak semua pasien influenza membutuhkan obat antivirus oseltamivir. Pemberiannya harus berdasarkan kondisi pasien dan pertimbangan medis,” kata Direktur Jenderal (Dirjen) Farmasi dan Alat Kesehatan Kemenkes, Lucia Rizka Andalucia dalam keterangan pers di Jakarta, Selasa, 29 September 2026. (Nadya Syifa Syauqiyah)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....