Kemendukbangga Dorong Generasi Muda Miliki Kesiapan Hidup Utuh
- 29 Sep 2026 01:20 WIB
- Pusat Pemberitaan
RRI.CO.ID, Jakarta - Pembangunan generasi muda perlu melampaui kesiapan kerja, menuju kesiapan menjalani kehidupan secara utuh dan adaptif. Hal tersebut disampaikan Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/Kepala BKKBN, Dr. Wihaji, pada Siap Impact Forum 2026.
Kegiatan tersebut dilaksanakan secara hybrid di Auditorium Kemendukbangga/BKKBN, Zoom Meeting, serta kanal YouTube Kemendukbangga/BKKN Official. Forum itu membahas pentingnya kesiapan generasi muda menghadapi berbagai tahapan kehidupan, mulai kesehatan hingga kehidupan bermasyarakat.
“Banyak yang siap kerja, tapi lebih dari itu kita harus siap hidup,” kata Menteri Wihaji. Menurutnya, pekerjaan hanya menjadi salah satu bagian dari siklus kehidupan yang perlu dipersiapkan generasi muda secara menyeluruh.
Ia menjelaskan, kehidupan mencakup kesehatan, pendidikan, pekerjaan, keluarga, hingga kehidupan bermasyarakat yang membutuhkan kesiapan lebih komprehensif. Karena itu, Kemendukbangga/BKKBN mendorong pendekatan life-ready sebagai bagian dari investasi sumber daya manusia.
Pendekatan tersebut diarahkan untuk membantu mahasiswa mengenali potensi diri dan memahami pilihan masa depan secara lebih baik. Selain itu, generasi muda didorong membangun kesiapan sesuai kebutuhan kehidupan dan perkembangan ekosistem industri.
Menteri Wihaji juga menyoroti pentingnya keselarasan antara karakter, harapan, dan lingkungan kerja yang dihadapi generasi muda. Menurutnya, kesiapan tersebut tidak hanya berkaitan dengan etos kerja dan kemampuan, tetapi juga ruang bagi harapan mereka.
“Jangan etos kerjanya kita paksa, mentalnya kita pengen yang terbaik, tapi mohon maaf harapannya tidak dipenuhi. Maka saya pastikan anak-anak muda ini akan keluar dari pekerjaan, harapannya harus berbanding lurus," katanya.
Karena itu, pendekatan terhadap generasi muda perlu dilakukan secara lebih komprehensif dan sesuai dengan potensi masing-masing individu. Hal tersebut diharapkan membantu mereka menemukan ruang yang selaras dengan arah kehidupan serta pilihan masa depan.
Sementara itu, Lead Advisor Siap Impact, Fitrie Arianti, menjelaskan bahwa program tersebut dibangun melalui strategi, integrasi, asesmen, dan pengembangan. Pendekatan itu diarahkan untuk membentuk kesiapan generasi muda dalam menghadapi berbagai aspek kehidupan.
“Generasi muda itu siap secara personal, siap secara sosial, siap secara digital, dan yang paling penting adalah juga kesiapan dalam berkeluarga,” kata Fitrie. Ia menjelaskan, empat aspek tersebut menjadi bagian penting dalam pengembangan kesiapan generasi muda secara menyeluruh.
Siap Impact merupakan program unggulan Kemendukbangga/BKKBN yang dikembangkan bersama United Nations Population Fund (UNFPA) dan Bank Tabungan Negara (BTN). Kemendukbangga/BKKBN berperan sebagai integrator dan ecosystem builder yang mempertemukan potensi generasi muda dengan ekosistem pendukung.
Program tersebut juga mendorong perguruan tinggi berperan sebagai enabler dan industri sebagai builder melalui peluang, pengembangan talenta, serta pengalaman nyata. Kolaborasi lintas ekosistem itu mencakup asesmen, kompetisi, bootcamp, pengembangan talenta, hingga apresiasi peserta.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....