Kemenkes Dorong Kemitraan Kesehatan Beri Dampak Nyata
- 16 Sep 2026 11:36 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mendorong kemitraan sektor kesehatan tidak berhenti pada kolaborasi, tetapi menghasilkan dampak nyata dan berkelanjutan bagi masyarakat.
- Wakil Menteri Kesebatan (Wamenkes) Dante Saksono Harbuwono menegaskan kemitraan kesehatan perlu menyatukan kekuatan pemerintah dan mitra pembangunan untuk menghasilkan dampak lebih besar.
RRI.CO.ID, Jakarta - Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mendorong kemitraan kesehatan menghasilkan dampak nyata bagi masyarakat melalui kolaborasi berkelanjutan. Upaya tersebut diarahkan untuk memperkuat sistem kesehatan nasional dan meningkatkan perlindungan kesehatan masyarakat.
Wakil Menteri Kesebatan (Wamenkes) Dante Saksono Harbuwono menegaskan kemitraan kesehatan perlu menyatukan kekuatan pemerintah dan mitra pembangunan untuk menghasilkan dampak lebih besar. Sinergi tersebut dinilai penting untuk memperkuat efektivitas program kesehatan dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Indonesia.
“Dalam matematika, satu ditambah satu sama dengan dua. Namun dalam kemitraan, persamaannya sangat berbeda,” kata Dante Saksono Harbuwono dalam keterangan pers di Jakarta, Rabu, 16 September 2026.
Dante menjelaskan penyatuan prioritas pemerintah dengan keahlian mitra pembangunan dapat memperkuat sinergi dalam pelaksanaan program kesehatan. Sinergi tersebut melibatkan jaringan pemangku kepentingan untuk meningkatkan efektivitas kemitraan dalam mendukung transformasi kesehatan nasional.
Menurutnya, terdapat tiga prinsip yang perlu dijalankan bersama untuk menghasilkan dampak sistemik, yakni One Plan, One Budget, dan One Evaluation. One Plan berarti seluruh program dan inisiatif kemitraan harus terintegrasi serta mengarah pada prioritas nasional yang sama.
“One Budget mengintegrasikan pendanaan domestik dan eksternal agar saling melengkapi dalam satu koridor investasi kesehatan. One Evaluation mengukur keberhasilan berdasarkan dampak program terhadap perlindungan kesehatan masyarakat, bukan sekadar pelaksanaan kegiatan,” ujar Dante menegaskan.
Dante menegaskan, ketiga prinsip tersebut harus bermuara pada satu komitmen bersama atau One Commitment. Ia mengajak seluruh mitra pembangunan dan pemangku kepentingan untuk terus memperkuat kemitraan dalam membangun sistem kesehatan yang tangguh.
“Masyarakat tidak membedakan apakah sebuah program berasal dari proyek pemerintah, donor, atau organisasi mandiri. Mereka hanya membutuhkan satu kepastian, apakah mereka benar-benar terlindungi oleh sistem kesehatan," ucapnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....