Abu Vulkanik Anak Krakatau Meluas, Menkes: Abu Masuk Mata, Jangan Dikucek

  • 06 Sep 2026 19:25 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengingatkan masyarakat agar mewaspadai tiga dampak kesehatan akibat paparan abu vulkanik erupsi Gunung Anak Krakatau.
  • Untuk menjaga kesehatan mata, Budi mengingatkan masyarakat melindungi mata dari paparan abu vulkanik dengan menggunakan kacamata.
  • Apabila mata terkena abu, masyarakat diminta tidak menguceknya.

RRI.CO.ID, Jakarta - Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengingatkan masyarakat agar mewaspadai tiga dampak kesehatan akibat paparan abu vulkanik erupsi Gunung Anak Krakatau. Ketiga dampak tersebut meliputi gangguan pada pernapasan, mata, dan kulit.

Untuk menjaga kesehatan mata, Budi mengingatkan masyarakat melindungi mata dari paparan abu vulkanik dengan menggunakan kacamata. Khususnya, saat berada di luar rumah.

Apabila mata terkena abu, masyarakat diminta tidak menguceknya. Mata sebaiknya segera dibersihkan menggunakan air bersih dan warga dianjurkan mendatangi puskesmas.

"Kalau debunya masuk pastikan jangan dikucek-kucek. Bersihkan pakai air dan segera ke puskesmas karena semua puskesmas sudah kita kasih obat tetes mata," kata Budi dalam konferensi pers daring, Minggu 6 September 2026.

Menurutnya, langkah tersebut penting dilakukan untuk mencegah iritasi atau gangguan lain pada mata akibat partikel abu vulkanik. "Dari sisi Kementerian Kesehatan kita pesankan kepada masyarakat agar tidak panik dan titip tiga hal yang mesti kita jaga bersama," ujarnya.

Untuk menjaga kesehatan pernapasan, Budi meminta masyarakat menggunakan masker apabila terpaksa harus beraktivitas di luar rumah. Kementerian Kesehatan juga telah menyiapkan sejumlah alat bantu pernapasan di puskesmas sebagai langkah antisipasi apabila terjadi peningkatan pasien akibat paparan abu vulkanik.

"Bagaimana caranya supaya kita bisa tetap sehat ketiganya?. Kalau bisa jangan keluar rumah aja," ucap Budi.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....