Simak Sembilan Cara Mudah Meredakan Gejala Masuk Angin
- 02 Sep 2026 19:15 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Masuk angin adalah infeksi saluran pernapasan ringan yang ditandai dengan batuk, hidung tersumbat, tenggorokan tidak nyaman, dan badan lelah.
- Gejala masuk angin umumnya dapat membaik dengan perawatan mandiri tanpa memerlukan penanganan medis khusus.
- Artikel ini menyajikan sembilan cara mudah dan praktis untuk meredakan gejala masuk angin di rumah.
RRI.CO.ID, Jakarta - Batuk, hidung tersumbat, tenggorokan tidak nyaman, dan badan lelah kerap disebut masyarakat sebagai masuk angin. Keluhan tersebut dapat muncul saat mengalami infeksi saluran pernapasan ringan yang umumnya membaik dengan perawatan mandiri.
Sembilan Cara Mudah Meredakan Gejala Masuk Angin, dilansir dari beberapa sumber:
Istirahat yang cukup
Memberikan tubuh waktu untuk beristirahat menjadi salah satu cara membantu proses pemulihan. Istirahat yang cukup dapat membantu tubuh menghadapi infeksi saluran pernapasan.
Memenuhi kebutuhan cairan
Melansir Mayo Clinic, kebutuhan cairan perlu tetap dipenuhi ketika tubuh sedang mengalami gangguan kesehatan. Air putih, minuman hangat, dan kuah bening dapat membantu menjaga tubuh tetap terhidrasi.
Minuman hangat juga dapat memberikan rasa nyaman ketika tenggorokan terasa tidak nyaman atau hidung tersumbat. Air lemon hangat, teh, dan kaldu dapat menjadi pilihan selama tidak menimbulkan keluhan lain.
Mengonsumsi madu
Madu dapat menjadi pilihan untuk membantu meredakan batuk pada orang dewasa dan anak berusia lebih dari satu tahun. Madu dapat dikonsumsi langsung atau dicampurkan ke dalam minuman.
Baca juga: Sulit Tidur? Simak Tips Cara MengatasinyaBerkumur dengan Air Garam
Berkumur menggunakan air garam hangat dapat membantu meredakan tenggorokan yang terasa gatal atau sakit. Caranya, larutkan seperempat hingga setengah sendok teh garam dalam segelas air hangat.
Gunakan Semprotan atau Tetes Hidung Saline
Semprotan atau tetes hidung berbahan saline dapat digunakan untuk membantu meredakan hidung tersumbat. Larutan tersebut membantu membersihkan hidung, tetapi tidak mengatasi penyebab infeksinya.
Menjaga kelembapan udara sekitar
Udara yang cukup lembap dapat membantu ketika tenggorokan terasa kering atau hidung tersumbat. Humidifier dengan kabut dingin dapat digunakan, tetapi perangkat tersebut perlu dibersihkan secara rutin.
Mandi atau menghirup uap air hangat
Mandi menggunakan air hangat dapat membantu membuat hidung terasa lebih lega. Namun, anak-anak sebaiknya tidak menghirup uap dari wadah berisi air panas karena berisiko mengalami luka bakar.
Menjaga pola makan yang baik
Asupan makanan tetap perlu diperhatikan selama tubuh menjalani proses pemulihan. Makanan bergizi dan cairan yang cukup dapat membantu memenuhi kebutuhan tubuh selama mengalami keluhan.
Membeli obat
Obat yang dijual bebas dapat dipertimbangkan untuk membantu meredakan gejala tertentu, seperti demam atau nyeri tubuh. Penggunaannya harus mengikuti petunjuk pada kemasan atau berdasarkan anjuran tenaga kesehatan.
Antibiotik tidak diperlukan untuk mengatasi pilek biasa karena penyebabnya umumnya adalah virus. Penggunaan antibiotik tanpa indikasi dapat menimbulkan efek samping dan berkontribusi terhadap resistansi antibiotik.
Jika keluhan tidak membaik atau justru semakin berat, pemeriksaan medis perlu dilakukan. Kunjungi fasilitas kesehatan terdekat untuk mendapatkan penanganan yang tepat oleh tenaga kesehatan. (Shafira Nursyifa)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....