Wamenkes Dante: Operasi Katarak Kembalikan Harapan dan Kebahagiaan Keluarga

  • 07 Agt 2026 23:52 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Wakil Menteri Kesehatan Dante Saksono Harbuwono menegaskan operasi katarak mengembalikan penglihatan sekaligus menghadirkan kembali momen berharga bersama keluarga.
  • Layanan operasi katarak dipandang memulihkan harapan masyarakat, bukan sekadar memperbaiki fungsi penglihatan secara medis.
  • Program kesehatan mata ini dilaksanakan di Kabupaten Banyumas sebagai bagian dari upaya peningkatan akses layanan kesehatan masyarakat.

RRI.CO.ID, Kabupaten Banyumas - Wakil Menteri Kesehatan (Wamenkes) Dante Saksono Harbuwono menegaskan operasi katarak mengembalikan penglihatan sekaligus menghadirkan kembali momen berharga bersama keluarga bagi masyarakat. Menurutnya, layanan tersebut memulihkan harapan, bukan sekadar memperbaiki fungsi penglihatan.

“Operasi katarak mengembalikan kesempatan masyarakat melihat kembali dan menikmati momen berharga bersama orang-orang tercinta. Penglihatan pulih menghadirkan harapan baru bagi kehidupan mereka,” kata Dante Saksono Harbuwono saat konferensi pers di Rumah Sakit Khusus Mata, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, 7 Agustus 2026.

Dante mencontohkan seorang ibu gagal menyaksikan wajah anaknya saat wisuda karena penglihatannya terganggu akibat katarak bertahun-tahun. Kisah itu menggambarkan dampak besar katarak terhadap kebahagiaan keluarga.

“Kita ingin masyarakat yang mengalami katarak dapat kembali melihat. Kemudian dapat menikmati kebahagiaan bersama keluarganya,” ujar Dante.

Ia mengatakan jumlah kasus katarak di Indonesia saat ini diperkirakan mencapai 600 ribu hingga 650 ribu kasus. Menurutnya, sebagian besar kasus tersebut dapat ditangani melalui tindakan operasi.

“Katarak memang lebih sering menyerang usia lanjut. Tetapi banyak juga katarak yang dapat dicegah karena penyakit dasar yang menyertainya,” ucap Dante.

Dante mengajak masyarakat memanfaatkan Program Cek Kesehatan Gratis untuk mendeteksi gangguan kesehatan mata sejak dini melalui pemeriksaan. Menurutnya, deteksi dini meningkatkan peluang keberhasilan penanganan.

“Kalau diketahui dalam stadium awal, maka operasi katarak angka keberhasilannya akan semakin tinggi. Semakin dini ditemukan, semakin tinggi angka keberhasilannya,” katanya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....