Dubes UEA Pastikan Operasi Katarak Gratis di Indonesia Berlanjut
- 07 Agt 2026 17:00 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Duta Besar UEA Abdulla Salem Aldhaheri menegaskan program operasi katarak gratis kolaborasi UEA-Indonesia akan terus diperluas ke berbagai daerah di Indonesia.
- Program operasi katarak gratis merupakan proyek kedua setelah ekspansi di Kalimantan dan akan berkelanjutan dengan jangkauan lebih luas.
- Kolaborasi ini mencerminkan komitmen UEA dalam mendukung peningkatan layanan kesehatan masyarakat Indonesia, khususnya dalam penanganan penyakit mata.
RRI.CO.ID, Kabupaten Banyumas - Duta Besar Uni Emirat Arab (UEA) untuk Indonesia, Abdulla Salem Aldhaheri menegaskan program operasi katarak gratis hasil kolaborasi UEA dan Indonesia akan terus diperluas ke berbagai daerah. Menurutnya, program tersebut merupakan wujud komitmen UEA dalam mendukung peningkatan layanan kesehatan masyarakat Indonesia.
“Ini proyek kedua setelah Kalimantan, dan bukan yang terakhir. Kolaborasi operasi katarak akan terus diperluas ke berbagai daerah di Indonesia,” kata Abdulla Salem Aldhaheri saat konferensi pers di Rumah Sakit Khusus Mata, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, Jumat, 7 Agustus 2026.
Abdulla mengatakan UEA akan memperluas operasi katarak gratis ke berbagai wilayah Indonesia agar semakin banyak masyarakat memperoleh manfaat. Program tersebut mempertegas komitmen kemitraan kesehatan antara UEA dan Indonesia.
“Kami akan mencari area-area yang berbeda di mana kami bisa melakukan operasi seperti ini. Kami memiliki hubungan yang kuat dengan Republik Indonesia dan kami akan selalu berada di sisi masyarakat Indonesia,” ujarnya.
Sebelumnya, Wakil Menteri Kesehatan (Wamenkes) Dante Saksono Harbuwono, menyebut jumlah kasus katarak di Indonesia mencapai sekitar 600 ribu. Menurutnya, angka tersebut merupakan kasus yang telah terdeteksi, sementara jumlah sebenarnya diperkirakan lebih besar.
“Jumlah penyakit katarak di Indonesia itu kurang lebih ada 600 ribu kasus. Angka itu masih data yang terdeteksi, sebenarnya jumlahnya jauh lebih banyak daripada itu,” kata Dante Saksono Harbuwono saat diwawancarai di Rumah Sakit Khusus Mata Purwokerto, Jawa Tengah, Jumat, 7 Agustus 2026.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....