Cuaca Buruk, 27.308 Balita di Kota Bekasi Terserang Batuk Sepanjang 2026

  • 21 Jul 2026 20:15 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Dinas Kesehatan Kota Bekasi melaporkan sebanyak 27.308 balita terserang penyakit batuk sepanjang tahun 2026.
  • Kondisi cuaca yang buruk menjadi salah satu faktor utama penyebab tingginya kasus batuk pada balita di Kota Bekasi.
  • Kepala Dinas Kesehatan Kota Bekasi, Satya Sriwijayanti, menjelaskan bahwa kondisi cuaca yang buruk membuat kondisi tubuh rentan terserang penyakit terutama pada balita.

RRI.CO.ID, Kota Bekasi- Dinas Kesehatan Kota Bekasi mencatat sebanyak 27.308 balita di Kota Bekasi terserang penyakit batuk sepanjang tahun 2026. Adapun munculnya kasus tersebut salah satunya diakibatkan karena kondisi cuaca yang buruk.

Menurut Kepala Dinas Kesehatan Kota Bekasi, Satya Sriwijayanti menjelaskan, kondisi cuaca yang buruk membuat kondisi badan rentan terserang penyakit. Sehingga hal ini rentan terhadap balita.

Selain karena cuaca, batuk sendiri terjadi karena bakteri. Atau masuknya benda asing salah satunya virus.

Satya meminta agar masyarakat terutama pemilik anak balita agar lebih berhati-hati. Salah satunya dengan tidak membawa balita ke tempat panas maupun berdebu karena bisa mengakibatkan anak terserang batuk.

"Batuk itu bisa terjadi karena bakteri, virus atau masuknya benda asing. Termasuk karena cuaca buruk panas berlebihan, berdebu itu bisa mengakibatkan terjadinya batuk," katanya, saat diwawancarai wartawan, Selasa, 21 Juli 2026.

Ia juga menghimbau kepada orang dewasa untuk selalu mengenakan masker saat beraktivitas di daerah berdebu. Termasuk menghindari beraktivitas dalam kondisi panas ekstrem.

Pihaknya juga meminta masyarakat untuk segera mendatangi fasilitas kesehatan. Bila merasakan tubuh mulai mengalami tanda-tanda terserang batuk.

"Untuk orang dewasa hindari beraktivitas di luar saat kondisi panas. Senantiasa gunakan masker saat beraktivitas di tempat yang banyak debu," ujarnya, mengakhiri pembicaraan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....