edit Wamendikti: Kolaborasi UI-Tsinghua Perkuat Ekosistem Riset Vaksin Nasional

  • 09 Jul 2026 14:20 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Kementerian Pendidikan Tinggi, Riset dan Teknologi menegaskan kolaborasi UI dan Tsinghua memperkuat pengembangan vaksin dengue berbasis mRNA sejak 2023.
  • Pemerintah meningkatkan anggaran riset 2025 hingga dua kali lipat sebagai komitmen memperkuat pengembangan inovasi nasional di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto.
  • Wamendiktisainstek Stella Christie menilai pembentukan kementerian khusus pendidikan tinggi, riset, dan teknologi memperkuat ekosistem sains nasional secara berkelanjutan dan telah menunjukkan hasil nyata dalam waktu singkat.

RRI.CO.ID, Jakarta - Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) memastikan, kolaborasi Universitas Indonesia dan Tsinghua University memperkuat pengembangan vaksin dengue berbasis mRNA. Kerja sama tersebut mencerminkan komitmen pemerintah memajukan bangsa melalui penguatan sains, teknologi, dan inovasi nasional.

Wamendiktisainstek Stella Christie mengatakan, pemerintah menjadikan penguatan riset sebagai prioritas nasional di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto. Pembentukan kementerian khusus pendidikan tinggi, riset, dan teknologi dinilai memperkuat ekosistem sains nasional secara berkelanjutan.

“Kami mendukung keputusan Presiden Prabowo membentuk Kementerian Pendidikan Tinggi, Riset, dan Teknologi agar lanskap sains berubah. Upaya tersebut mulai menunjukkan hasil nyata dalam waktu singkat, sekitar satu setengah tahun,” kata Stella dalam keterangan pers di Jakarta, Kamis, 9 Juli 2026.

Pemerintah meningkatkan anggaran riset 2025 hingga dua kali lipat sebagai wujud komitmen memperkuat pengembangan inovasi nasional. Presiden Prabowo juga aktif menghadiri berbagai forum sains dan teknologi untuk mendorong kemajuan riset Indonesia.

Ia mengapresiasi, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin atas dukungan terhadap pemanfaatan data dan riset. Menurutnya, keterbukaan tersebut memperkuat sistem kesehatan nasional sekaligus mendorong lahirnya kebijakan berbasis bukti ilmiah.

“Saya mengapresiasi Menteri Budi atas perhatiannya untuk data dan sains. Jadi yang kita lihat hari ini adalah benar-benar sebuah pencapaian,” ujar Stella.

Menurutnya, kolaborasi Universitas Indonesia dengan Tsinghua University menjadi pencapaian penting bagi penguatan riset nasional Indonesia. Ia mengatakan, Tsinghua sangat selektif memilih mitra sehingga kerja sama tersebut mencerminkan kepercayaan terhadap kapasitas riset UI.

“Kerja sama pengembangan vaksin dengue berbasis mRNA telah dimulai sejak 2023. Meski berlatar ilmuwan kognitif, saya berupaya menjembatani kolaborasi Tsinghua University dengan Indonesia agar riset berkembang,” ujarnya.

Stella mengatakan, keberhasilan pengembangan riset tidak dapat dilepaskan dari keterlibatan industri. Stella mengapresiasi PT Etana karena mendukung kolaborasi sejak awal hingga membuka peluang hilirisasi riset menjadi produk bermanfaat masyarakat.

“Ini komitmen dari Presiden. Namun akan lebih banyak hal seperti ini yang akan datang,” ucap Stella.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....