BPOM Temukan Obat Palsu Codrela dan Trivam Fliege Tanpa Izin Edar
- 02 Jul 2026 12:30 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- BPOM menemukan Codrela dan Trivam Fliege palsu yang beredar tanpa nomor izin edar resmi
- Uji laboratorium menunjukkan Codrela tidak mengandung kodein, melainkan dektrometorfan dan CTM
- BPOM mengidentifikasi 183 tautan marketplace yang menjual Trivam palsu sejak 2023 hingga Maret 2026
RRI.CO.ID, Jakarta - BPOM menemukan peredaran obat palsu Codrela dan Trivam Fliege tanpa nomor izin edar. Kedua produk tersebut juga tidak terdaftar dalam data resmi Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM).
Temuan obat palsu tersebut diperoleh melalui pengawasan intensif pada sarana distribusi luring dan platform daring. Pengawasan dilakukan BPOM untuk melindungi masyarakat dari produk farmasi ilegal dan berbahaya.
Codrela ditemukan pada salah satu sarana distribusi obat di wilayah Jawa Timur. Temuan tersebut berasal dari hasil pengawasan unit pelaksana teknis BPOM setempat.
| Baca juga: BPOM Nilai Vape Ancaman Generasi Muda |
BPOM telah berkoordinasi dengan industri farmasi terkait untuk memastikan keaslian produk Codrela. Hasil koordinasi menyimpulkan Codrela merupakan produk palsu dengan informasi label yang tidak sesuai.
”Hasil pengujian laboratorium mengkonfirmasi bahwa Codrela tidak mengandung bahan aktif kodein sebagaimana tercantum pada kemasan. Melainkan mengandung dektrometorfan dan klorfeniramin maleat (CTM),” kata Kepala BPOM Taruna Ikrar di Jakarta pada Senin, 4 Mei 2026.
BPOM juga menemukan Trivam Fliege palsu melalui pengawasan pada sarana daring, khususnya marketplace. Produk tersebut diklaim mengandung bahan aktif propofol sebanyak 20 miligram.
Taruna Ikrar menjelaskan propofol dapat disalahgunakan pelaku kejahatan karena menurunkan kesadaran korban. Dalam dunia medis, propofol digunakan sebagai anestetik umum intravena dan sedasi prosedur medis.
”Propofol merupakan obat keras. Yang penggunaannya harus sesuai dengan resep dokter,” ucapnya.
BPOM terus melakukan pengawasan lanjutan, penelusuran intelijen, serta penyidikan terhadap sumber peredaran obat palsu. Dari 2023 hingga Maret 2026, BPOM mengidentifikasi 183 tautan marketplace menjual Trivam palsu.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....