Klinik dr. Yanti Stem Cell Bidik Pasar Kesehatan Internasional

  • 15 Jun 2026 05:05 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Klinik dr. Yanti Stem Cell Mangkuluhur merayakan dua tahun operasionalnya di Jakarta, Sabtu, 14 Juni 2026.
  • Klinik itu berkomitmen mengembangkan terapi regeneratif, biohacking, wellness, dan estetika.

RRI.CO.ID, Jakarta - Klinik dr. Yanti Stem Cell Mangkuluhur merayakan dua tahun operasionalnya di Jakarta, Sabtu, 14 Juni 2026. Klinik itu berkomitmen mengembangkan terapi regeneratif, biohacking, wellness, dan estetika.

Founder Klinik dr. Yanti Stem Cell, dr. Yanti Khusmiran, mengatakan kliniknya berkembang secara internasional. Menurutnya, pencapaian itu diraih melalui perluasan jaringan layanan global.

Ia mengatakan, kliniknya telah menangani lebih dari 100 pasien. Kasus yang ditangani meliputi diabetes, stroke, autoimun, jantung, dan gangguan neurologis.

“Perjalanan dua tahun ini membuktikan eksistensi kami di Indonesia. Kini kami juga diperhitungkan di tingkat internasional,” ujarnya.

Dr. Yanti mengatakan, kliniknya telah membuka cabang di Dubai. Pada Juli 2026, cabang baru dijadwalkan hadir di Cancun, Meksiko.

Menurutnya, ekspansi tersebut mendukung penguatan posisi Indonesia dalam industri kesehatan global. Langkah itu juga sejalan dengan pengembangan sektor medical tourism nasional.

“Kami ingin membantu mengurangi devisa keluar karena berobat. Kami juga ingin mendatangkan devisa melalui medical tourism,” katanya.

Manajemen klinik memaparkan tujuh pilar strategi pengembangan perusahaan. Strategi itu mencakup branding, reputasi dokter, dan penguatan pengalaman pasien.

Klinik tersebut juga memperkuat kolaborasi internasional melalui jaringan terapi stem cell. Upaya itu dilakukan untuk meningkatkan kualitas layanan dan riset.

Dalam paparannya, dr. Yanti menyebut diabetes tipe 2 menjadi kasus terbanyak. Penyakit itu dinilai menjadi pemicu berbagai komplikasi organ vital.

“Kasus yang paling banyak kami tangani adalah diabetes. Komplikasinya dapat menyerang berbagai organ tubuh,” ujarnya.

Selain terapi stem cell, klinik memperkenalkan program biohacking sebagai layanan terbaru. Program itu bertujuan mendukung fungsi sel, jaringan, dan organ tubuh.

Pada perayaan tersebut, klinik juga meluncurkan paket Ultra Luxury Medical Tourism. Paket itu menggabungkan terapi kesehatan dengan pengalaman wisata eksklusif.

Dr. Yanti berharap pemerintah mendukung pengembangan terapi stem cell di Indonesia. Ia meyakini teknologi regeneratif akan berperan penting bagi layanan kesehatan masa depan.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....