Rayakan HLUN, Kemendukbangga Dorong Lansia untuk Tetap Tangguh
- 10 Jun 2026 10:00 WIB
- Pusat Pemberitaan
RRI.CO.ID, Jakarta - Dalam rangka memperingati Hari Lanjut Usia Nasional (HLUN) ke-30 sekaligus bagian dari rangkaian Hari Keluarga Nasional (Harganas) ke-33 tahun 2026, Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga (Kemendukbangga) menyelenggarakan perayaan HLUN ke-30. Acara ini bertema “Lansia Tangguh, Indonesia Tumbuh” di Ballroom Kemendukbangga/BKKBN pada Selasa, 9 Juni 2026.
“Ini adalah bagian dari program kita supaya lansia diberikan aktivitas supaya nggak ngalamun (melamun). Kalau melamun, yang dipikirkan penyakit, karena tidak ada aktivitas sehingga yang sekarang tidak perlu dipikirkan, jadi dipikirkan,” ujar Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga Wihaji.
Menteri Wihaji lebih lanjut menekankan bahwa Kemendukbangga/BKKBN memiliki program lansia berdaya karena terdapat 11,97 persen aging population di Indonesia. Dengan rentang usia 60-74 tahun yang memerlukan aktivitas, seperti lansia entrepreneur dan Sekolah Lansia, sehingga para lansia tidak kesepian.
Untuk Sekolah Lansia, terdapat tiga standar (Standar 1, Standar 2, dan Standar 3) dengan kurikulum yang berisi. Antara lain tujuh dimensi lansia tangguh, kesehatan mental, pencegahan dan penanganan berbagai penyakit, senam dan gizi lansia, serta kewirausahaan lansia.
Peserta Sekolah Lansia yang sudah menyelesaikan 12 kali pertemuan di setiap standar Sekolah Lansia akan dinyatakan lulus dan dapat melakukan wisuda. Di kesempatan ini, diselenggarakan wisuda Sekolah Lansia dan dihadiri oleh 387 wisudawan yang tersebar di berbagai Sekolah Lansia di Provinsi DKI Jakarta dan Provinisi Jawa Barat.
Perayaan HLUN ke-30 kali ini turut melibatkan beberapa mitra kerja Kemendukbangga/BKKBN. Salah satunya ditandai dengan penandatanganan Kesepahaman Bersama antara Kemendukbangga/BKKBN dan Ikatan Ahli Urologi Indonesia.
Tentang Sinergitas Program Pembangunan Keluarga, Kependudukan, dan Keluarga Berencana dengan Program Ikatan Ahli Urologi Indonesia. Selain itu, ditandatangani pula Perjanjian Kerja Sama antara Kedeputian Bidang Bina Keluarga Berencana dan Kesehatan Reproduksi Kemendukbangga/BKKBN dan Ikatan Ahli Urologi Indonesia.
Tentang Penguatan Program Keluarga Berencana dan Kesehatan Reproduksi Melalui Peningkatan Akses dan Kualitas Pelayanan serta Partisipasi Pria. Dan Perjanjian Kerja Sama antara Deputi Bidang Keluarga Sejahtera dan Pemberdayaan Keluarga.
Serta PT Kasoem Hearing tentang Sinergitas Program Pembangunan Keluarga dalam Mendukung Peningkatan Kesehatan Pendengaran. Selain penandatanganan kerja sama, mitra kerja Kemendukbangga/BKKBN juga dilibatkan dalam pelayanan kesehatan di kesempatan yang sama.
Para lansia yang hadir mendapatkan pelayanan kesehatan gratis. Seperti: pemeriksaan tekanan darah dan laboratorium sederhana (asam urat, kolesterol dan gula darah).
Yang melibatkan Badan Amil Zakat; pemeriksaan pendengaran dan penglihatan yang melibatkan Kasoem Hearing Center. Juga pemeriksaan kepadatan tulang yang melibatkan Anlene; konsultasi dan pemeriksaan gigi dan mulut yang melibatkan RSGM Ladokgi RE. Martadinata.
Serta pemberian kacamata baca dari Sekolah Lansia Ratu Sinuhun Srikandi TP Sriwijaya. Lansia berdaya juga tampak pada keterlibatan para lansia yang menampilkan pertunjukan kesenian di kegiatan ini.
Antara lain pertunjukan kesenian angklung dari Swastisvarna, pertunjukan gerak tari dan lagu dari Senior Club Indonesia. Serta pertunjukan dari beberapa Sekolah Lansia.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....