Tips Cegah Asam Urat Saat Iduladha dengan Mengatur Konsumsi Daging
- 28 Mei 2026 12:10 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Konsumsi daging merah berlebihan saat Iduladha dapat memicu kekambuhan asam urat akibat kandungan purin tinggi
- Pengidap asam urat disarankan mengatur porsi makan, memperbanyak air putih, serta memilih protein rendah purin
- Pola makan seimbang, metode memasak sehat, dan aktivitas fisik rutin membantu menurunkan risiko asam urat kambuh
RRI.CO.ID, Jakarta - Perayaan Hari Raya Iduladha identik dengan konsumsi berbagai hidangan berbahan dasar daging dalam jumlah melimpah. Masyarakat biasanya menikmati olahan daging sapi, kambing, maupun domba bersama keluarga selama momen perayaan berlangsung.
Dilansir dari laman Halodoc, konsumsi hidangan daging berlebihan saat Iduladha berisiko memicu kekambuhan penyakit asam urat. Kondisi tersebut terutama mengancam masyarakat yang memiliki riwayat gangguan asam urat atau kadar purin tinggi.
Daging sapi dan daging domba termasuk makanan dengan kandungan purin cukup tinggi bagi tubuh manusia. Kandungan purin berlebih dapat meningkatkan kadar asam urat sehingga memicu nyeri sendi dan peradangan mendadak.
Penyakit asam urat muncul akibat tingginya kadar purin yang masuk ke dalam tubuh secara berlebihan. Saat kambuh, pengidap biasanya merasakan nyeri hebat sehingga aktivitas harian menjadi terganggu dan tidak nyaman.
Gejala asam urat yang kambuh umumnya berupa nyeri sendi intens pada bagian tubuh tertentu secara mendadak. Selain jempol kaki, rasa nyeri juga dapat menyerang bagian persendian lainnya dalam waktu cukup lama.
Kondisi asam urat kambuh juga dapat menyebabkan sendi mengalami pembengkakan, kemerahan, dan terasa lebih hangat. Dalam beberapa kasus, pengidap mengalami keterbatasan gerak sehingga kesulitan menjalankan aktivitas secara normal setiap harinya.
Untuk mencegah kekambuhan asam urat, masyarakat disarankan membatasi konsumsi daging merah selama perayaan Iduladha berlangsung. Pilihan sumber protein rendah purin seperti ayam atau ikan dapat menjadi alternatif lebih aman dikonsumsi.
Selain membatasi konsumsi daging merah, masyarakat dianjurkan memilih potongan daging dengan kandungan lemak lebih rendah. Lemak jenuh dalam daging diketahui dapat memengaruhi metabolisme asam urat sehingga memicu gangguan kesehatan tertentu.
Masyarakat juga diimbau mengontrol porsi makan dan memperbanyak konsumsi air putih setiap harinya secara teratur. Asupan cairan cukup membantu tubuh mengeluarkan asam urat melalui proses pembuangan urine sehingga risiko kambuh berkurang.
Pola makan seimbang serta aktivitas fisik rutin turut membantu menjaga kesehatan tubuh setelah perayaan Iduladha selesai berlangsung. Metode memasak seperti merebus, memanggang, atau mengukus dinilai lebih baik dibandingkan menggoreng menggunakan banyak minyak.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....