Mengapa Penyakit Autoimun Semakin Banyak Terjadi, Ini Penyebabnya
- 12 Mei 2026 13:30 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Gaya hidup tidak sehat dan stres berkepanjangan dapat memicu gangguan sistem kekebalan tubuh.
- Paparan polusi, bahan kimia, dan infeksi virus meningkatkan risiko penyakit autoimun.
- Faktor genetik dan pola makan turut memengaruhi munculnya penyakit autoimun.
RRI.CO.ID, Jakarta - Penyakit autoimun terjadi ketika sistem kekebalan tubuh keliru menyerang sel sehat dalam tubuh sendiri. Kondisi ini memicu peradangan kronis yang dapat menyerang organ, jaringan, maupun sistem tubuh tertentu.
Penyebab autoimun belum diketahui secara pasti dan dipengaruhi kombinasi faktor genetik serta lingkungan. Gaya hidup, infeksi, dan paparan tertentu diduga menjadi pemicu gangguan sistem kekebalan tubuh.
Mengutip dari berbagai sumber, berikut penyebab meningkatnya penyakit autoimun.
1. Gaya hidup
Gaya hidup tidak sehat, seperti merokok dan konsumsi alkohol, dapat memicu gangguan sistem kekebalan tubuh. Kebiasaan tersebut meningkatkan risiko lupus, diabetes tipe 1, artritis reumatoid, hingga multiple sclerosis.
2. Stres berkepanjangan
Stres berkepanjangan dapat mengganggu keseimbangan sistem kekebalan tubuh dan memicu penyakit autoimun. Produksi kortisol berlebihan menyebabkan peradangan tidak terkendali dan meningkatkan risiko gangguan autoimun.
3. Paparan polusi dan lingkungan
Paparan polusi dan lingkungan dapat merusak sistem kekebalan tubuh sehingga meningkatkan risiko penyakit autoimun. Infeksi virus serta paparan bahan kimia tertentu juga diduga memicu gangguan sistem imun.
| Baca juga: Mengenal Faktor Risiko Penyakit Autoimun |
4. Makanan dan pola konsumsi
Pola makan buruk dan gaya hidup tidak sehat dapat meningkatkan risiko munculnya penyakit autoimun. Konsumsi makanan sehat membantu menjaga keseimbangan sistem imun dan mengurangi peradangan dalam tubuh.
5. Genetik
Riwayat keluarga dengan penyakit autoimun dapat meningkatkan risiko seseorang mengalami gangguan serupa. Faktor genetik memengaruhi cara sistem kekebalan tubuh mengenali dan menyerang jaringan tubuh sehat.
Menjaga pola hidup sehat penting dilakukan untuk membantu menurunkan risiko munculnya penyakit autoimun. Pemeriksaan rutin dan pengelolaan stres juga membantu menjaga keseimbangan sistem kekebalan tubuh. (Agnes Claudia Ohoira)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....