Cegah Kanker, Pemkot Bekasi dan Siloam Internasional Gelar USG Payudara Gratis
- 05 Mei 2026 17:15 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Kolaborasi Pemkot Bekasi dengan Siloam Internasional Hospitals tersebut sebagai upaya mencegah kanker payudara pada perempuan sejak dini.
- Pemeriksaan USG Payudara Gratis diberlakukan untuk 2.500 perempuan di Kota Bekasi.
RRI.CO.ID, Kota Bekasi - Sebagai upaya mencegah timbulnya kanker pada perempuan, Pemkot Bekasi bersama Siloam Internasional Hospitals menggelar USG Payudara Gratis untuk 2.500 perempuan. Kegiatan tersebut digelar dalam rangka Peringatan Hari Kartini 2026 bertempat di Stadion Patriot Candrabhaga mulai dari 4-9 Mei 2026.
Kegiatan bertajuk "Perempuan Sehat, Perempuan Berdaya" tersebut juga merupakan rangkaian program SELANGKAH (Semangat Lawan Kanker) Siloam Hospitals tahun 2026. Yaitu sebuah program yang berfokus pada edukasi dan skrining Kanker Payudara berbasis komunitas.
CEO Network Siloam International Hospitals, dr. Irwan Gandana mengapresiasi yang setinggi-tingginya kepada Pemerintah Kota Bekasi khsusnya, Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto. Terutama atas komitmen kepemimpinannya dalam menjadikan kesehatan masyarakat, khususnya kesehatan perempuan sebagai prioritas.
"Kita memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Pemkot Bekasi dalam hal ini Bapak Wali Kota. Yang berkomitmen menjadikan kesehatan masyarakat, khususnya perempuan sebagai prioritas," katanya, melalui keteranganya, Selasa, 5 Mei 2026.
Dokter Irwan juga menjelaskan bahwa Program SELANGKAH ini sampai Desember 2025, sudah menjangkau 52.000 lebih perempuan di berbagai wilayah di Indonesia. Atas kontribusinya dalam pelayanan kesehatan masyarakat, Program SELANGKAH mendapat pengakuan berupa penghargaan.
"Program SELANGKAH memperoleh pengakuan sebagai Best in Community Involvement 2025, yang diselenggarakan oleh Asian Hospital Management Awards. Penghargaan ini dimaknai sebagai penguatan atas pentingnya kolaborasi antara rumah sakit, pemerintah daerah, dan masyarakat," katanya.
Sementara itu, Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto, mengatakan sinergi antara pemerintah, fasilitas kesehatan dan komunitas menjadi langkah penting. Terutama dalam memperluas akses layanan kesehatan preventif bagi masyarakat.
"Untuk mewujudkan masyarakat yang sehat, pemerintah tidak bisa sendirian. Perlu sinergi antara pemerintah dan fasilitas kesehatan dan komunitas," katanya.
Adapun Kepala Dinas Kesehatan Kota Bekasi, Satia Sriwijayanti, berharap kegiatan ini dapat membantu masyarakat mengenali kondisi kesehatannya sejak dini. Sehingga bisa mendapat penanganan yang lebih cepat dan tepat.
Ia menambahkan, layanan USG payudara, pemeriksaan kesehatan umum, serta tes HPV DNA pada perempuan diharapkan dapat membantu mengenali kondisi kesehatannya sejak dini. Sehingga penanganan dapat dilakukan lebih cepat dan tepat.
"Melalui kegiatan pemeriksaan kesehatan gratis ini, kami ingin menegaskan komitmen pemerintah dalam meningkatkan deteksi dini penyakit. Khususnya kanker payudara dan kanker serviks yang masih menjadi tantangan besar di masyarakat," katanya.
Dia juga mengatakan dalam kegiatan tersebut, peserta akan dibawa ke fasilitas kesehatan tingkat lanjut. Tentunya apabila kondisi kesehatan peserta membutuhkan tindak lanjut.
"Jika ada yang terdeteksi, RS Siloam Sentosa dan RS Siloam Sepanjang Jaya berkomitmen untuk membantu tindak lanjut peserta yang terdeteksi. Jadi tidak hanya selesai cek di sini, tetapi berkelanjutan hingga penanganan lebih lanjut," ujarnya.
Sekadar diketahui, dalam kegiatan ini, Siloam International Hospitals melalui cabangnya RS Siloam Sentosa dan RS Siloam Sepanjang Jaya melakukan kolaborasi. Yaitu dengan Dinas Kesehatan dan Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kota Bekasi
Selain itu, kegiatan tersebut juga tidak sebatas pemeriksaan USG Payudara Gratis saja. Melainkan ada Cek Kesehatan Gratis (CKG) dan HPV DNA yang dilakukan Dinas Kesehatan Kota Bekasi bersama dokter dan Tim Puskesmas.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....