Kemenkes Pastikan Stok Vaksin Aman, Genjot Pemerataan Imunisasi Nasional

  • 02 Mei 2026 11:24 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Kementerian Kesehatan (Kemenkes) memastikan ketersediaan imunisasi dalam kondisi aman dan mencukupi hingga sembilan bulan ke depan.
  • PLT Direktur Jenderal Penanggulangan Penyakit Kemenkes, Andi Saguni menegaskan keberhasilan imunisasi bergantung pada ketersediaan vaksin alat suntik serta rantai dingin distribusi nasional yang kuat merata.

RRI.CO.ID, Depok - Kementerian Kesehatan (Kemenkes) memastikan ketersediaan imunisasi dalam kondisi aman dan mencukupi hingga sembilan bulan ke depan. Hal tersebut disampaikan langsung PLT Direktur Jenderal Penanggulangan Penyakit Kemenkes, Andi Saguni.

“Kami pastikan vaksin cukup sepanjang tahun. Bahkan untuk campak, hitungan kami dari sekarang sampai sembilan bulan ke depan stoknya aman. Jadi tidak ada periode kosong, minimal ada overlap tiga bulan agar distribusi ke kabupaten/kota tetap terjaga,” kata Andi Saguni saat memberikan sambutan dalam Peringatan Imunisasi Sedunia di Kota Depok, Jawa Barat, Sabtu, 2 Mei 2026.

⁠⁠⁠⁠⁠⁠⁠

Andi menegaskan keberhasilan imunisasi bergantung pada ketersediaan vaksin alat suntik serta rantai dingin distribusi nasional yang kuat merata. Ia meminta seluruh daerah menjaga mutu layanan imunisasi agar perlindungan kesehatan masyarakat tetap optimal di seluruh Indonesia bersama.

“Vaksinasi bukan hanya soal tingginya cakupan, tetapi juga pemerataan. Jangan sampai ada kantong-kantong wilayah dengan cakupan rendah, karena itu bisa menjadi sumber penularan penyakit,” ujar Andi.

Andi menambahkan imunisasi nasional menjadi komitmen bersama melindungi generasi Indonesia. Khususnya, ancaman dari penyakit menular yang dapat dicegah oleh vaksinasi sepenuhnya.

“Momentum penguatan imunisasi nasional harus menjadi komitmen bersama untuk melindungi generasi masa depan Indonesia. Khususnya dari ancaman penyakit menular yang sebenarnya dapat dicegah melalui vaksinasi,” kata Andi menutup sambutan.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....