Implan Koklea Terbaru Dirancang Tingkatkan Kualitas Pendengaran Pasien
- 26 Apr 2026 09:20 WIB
- Pusat Pemberitaan
RRI.CO.ID, Jakarta - Di tengah pesatnya perkembangan teknologi kesehatan, inovasi di bidang pendengaran kembali mencuri perhatian. Sebuah terobosan baru kini hadir, menawarkan harapan jangka panjang bagi individu dengan gangguan pendengaran melalui pendekatan yang lebih adaptif dan berkelanjutan.
Teknologi terbaru ini hadir dalam bentuk sistem implan koklea pintar generasi mutakhir, Cochlear™ Nucleus® Nexa™ System. Berbeda dari pendahulunya, sistem ini dirancang tidak hanya sebagai solusi saat ini, tetapi juga sebagai perangkat yang siap berkembang mengikuti kemajuan teknologi di masa depan.
Pembaruan perangkat lunak kini dapat dilakukan langsung pada implan. Sehingga memungkinkan pengguna tetap terhubung dengan inovasi terbaru tanpa perlu mengganti perangkat utama.
Keunggulan lainnya terletak pada keberadaan memori internal dan firmware yang dapat diperbaruiâ, sebuah fitur yang menjadikan sistem ini sebagai pelopor di kategorinya. Dengan demikian, pengguna dapat menikmati peningkatan teknologi baik melalui prosesor suara maupun implan itu sendiri, membuka akses terhadap berbagai inovasi seiring waktu.
Marketing Director Cochlear untuk pasar Asia, Ashish Joshi mengatakan, Nucleus Nexa System merupakan implan koklea pintar pertama dan satu-satunya di dunia yang menghadirkan terobosan signifikan dalam solusi pendengaran. Inovasi ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas hidup para pengguna.
"Sistem ini didukung oleh tingkat keandalan implan yang telah terbukti tinggi yakni mencapai 99,76%. Sehingga memberikan rasa aman dan kepercayaan bagi pengguna," ujarnya di CTEC Lebak Bulus, Jakarta, Sabtu, 25 April 2026.
Di Indonesia, kehadiran inovasi ini disambut positif oleh Kasoem Hearing Center sebagai distributor resmi. Bagi mereka, teknologi ini bukan sekadar pembaruan, melainkan lompatan besar dalam kualitas layanan.
Trista Kasoem, perwakilan dari Kasoem Hearing Center, menyampaikan, teknologi ini merupakan lompatan besar dalam dunia implan pendengaran. Dengan adanya sistem yang dapat terus diperbarui, pasien tidak hanya mendapatkan solusi untuk saat ini, tetapi juga akses terhadap inovasi di masa depan.
"Inovasi ini sejalan dengan komitmen kami untuk memberikan layanan terbaik dan berkelanjutan bagi pasien di Indonesia," ucapnya.
Salah satu fitur unggulan dari sistem ini adalah kemampuannya menyimpan pengaturan prosesor suara secara personal (MAP's) langsung di dalam implan. Hal ini memungkinkan pasien untuk kembali terhubung dengan cepat ketika menggunakan prosesor baru atau pengganti, tanpa perlu pengaturan ulang yang kompleks.
Implementasi teknologi ini di Indonesia telah dimulai melalui prosedur operasi pertama yang dilakukan di Siloam Hospitals Lippo Village. Prosedur tersebut menjadi tonggak penting dalam adopsi teknologi implan koklea pintar di Tanah Air.
Di Indonesia, implementasi teknologi ini telah dilakukan melalui prosedur operasi perdana di Siloam Hospitals Lippo Village. Tindakan tersebut dilakukan oleh dr. Eko Teguh Prianto, Sp.THT-KL, yang menilai teknologi ini mampu memberikan kualitas pendengaran yang lebih optimal dalam jangka panjang.
"Selain meningkatkan kualitas hidup pasien, sistem ini juga memiliki tingkat keandalan tinggi hingga 99,76 persen. Sehingga memberikan rasa aman dan kepercayaan bagi pengguna," ujarnya menjelaskan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....