Kemenkes Dalami Dugaan Malpraktik RS Muhammadiyah Sumut
- 23 Apr 2026 14:35 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Wakil Menteri Kesehatan (Wamenkes) Dante Saksono Harbuwono mengaku telah menerima laporan dugaan malpraktik yang terjadi di RS Muhammadiyah Sumatera Utara (Sumut).
- Kemenkes menegaskan akan mengkaji seluruh aspek kasus dugaan malpraktik ini secara menyeluruh sebelum menentukan langkah lanjutan.
RRI.CO..ID, Jakarta - Kementerian Kesehatan (Kemenkes) menerima laporan dugaan malpraktik yang terjadi di RS Muhammadiyah Sumatra Utara (Sumut). Wakil Menteri Kesehatan (Wamenkes) Dante Saksono Harbuwono mengatakan, pihaknya tengah melakukan pendalaman atas kasus tersebut.
“Kita sedang dalami, nanti kita evaluasi. Aturannya sudah ada, panduan peran dan kliniknya juga ada. Kalau memang ada malpraktik, kita akan tindaklanjuti secara proporsional,” kata Dante Saksono Harbuwono saat diwawancarai awak media di kantor Kemenkes, Jakarta, Kamis, 23 April 2026.
Dante juga membenarkan, laporan terkait kasus tersebut sudah diterima oleh pihaknya. “Sudah sampai ya (laporannya),” kata Dante singkat.
Kemenkes menegaskan akan mengkaji seluruh aspek kasus dugaan malpraktik ini secara menyeluruh sebelum menentukan langkah lanjutan. Penilaian mencakup kepatuhan prosedur medis serta persetujuan pasien guna memastikan penanganan sesuai aturan berlaku dan transparan.
Diketahui, kasus ini mencuat setelah seorang warga bernama Mimi Maisyarah diduga menjadi korban malpraktik akibat pengangkatan rahim tanpa persetujuan resmi. Dugaan tersebut memicu perhatian publik dan mendorong Kemenkes untuk turun tangan.
Menanggapi tuduhan tersebut, pihak RS Muhammadiyah Sumut membantah adanya pelanggaran prosedur. Kepala Bagian (Kabag) Umum Ibrahim Nainggolan menyebut pasien didiagnosis miom dan sempat menunda operasi karena risiko pengangkatan rahim tinggi.
Menurut Ibrahim, pada kunjungan berikutnya pasien telah menyatakan persetujuan untuk menjalani tindakan medis tersebut. “Dia menyatakan bersedia, sehingga kami menggelar pertemuan ketiga untuk mempersiapkan administrasi dan langkah tindakan medis secara lengkap,” kata Ibrahim.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....