Simak Pengobatan dan Perawatan Mandiri Hoarding Disorder
- 30 Mar 2026 12:31 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Hoarding disorder merupakan gangguan mental yang ditandai dengan kesulitan membuang barang. Kondisi ini terjadi tanpa mempertimbangkan nilai guna atau nilai sebenarnya.
RRI.CO.ID, Jakarta – Kasus penggerebekan kamar kos yang viral karena kondisi sangat jorok memicu perhatian publik. Banyak warganet mempertanyakan kondisi psikologis penghuni tersebut.
Tumpukan barang dan sampah menimbulkan berbagai pertanyaan di kalangan netizen. Sebagian mulai menyoroti kemungkinan adanya gangguan mental seperti hoarding disorder.
Gangguan ini dapat ditangani melalui terapi dan pengobatan. Tujuannya untuk mengubah pola pikir dan perilaku pengidap.
Terapi perilaku kognitif atau CBT menjadi metode utama penanganan. Terapi membantu mengelola kebiasaan menimbun secara bertahap.
Berikut metode pengobatan yang dapat dilakukan, mengutip laman Halodoc:
1. Terapi CBT untuk mengubah pola pikir dan kebiasaan.
2. Melatih kemampuan memilah dan mengatur barang.
3. Mengurangi kecemasan saat membuang barang.
4. Pemberian obat antidepresan seperti SSRI.
Selain terapi, perawatan mandiri juga sangat penting dilakukan. Langkah ini membantu mendukung proses pemulihan secara berkelanjutan.
Berikut perawatan mandiri yang dapat dilakukan:
1. Membersihkan rumah secara bertahap dari area kecil.
2. Membuat target sederhana dan realistis.
3. Meminta bantuan keluarga atau orang terdekat.
4. Bergabung dengan kelompok dukungan.
5. Mengelola stres melalui aktivitas positif.
Dengan penanganan tepat, kualitas hidup pengidap dapat meningkat. Upaya ini juga mencegah risiko komplikasi lebih lanjut.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....