Kemenkes Mulai Lakukan Imunisasi Campak Pekan Depan
- 28 Feb 2026 07:33 WIB
- Pusat Pemberitaan
RRI.CO.ID, Jakarta: Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mulai melakukan imunisasi campak dan rubella pada pekan depan. Juru Bicara Kemenkes Widyawati mengatakan, imunisasi itu dilakukan karena meningkatnya kasua campak terutama untuk balita.
"Itu adalah kelompok yang rentan dengan penyaluran campak," kata Widyawati. Dalam perbincangan bersama Pro 3 RRI, Sabtu 28 Februari 2026.
Menurut Widyawati, berdasarkan data tahun 2025, kelompok usia 1 sampai 4 tahun. Menyumbang sebanyak 45 persen dari total kasus campak.
"Angka itu telah terkonfitmasi oleh laboratorium," katanya.
Sedangkan capaian imunisasi MR Masih relatif rendah. Sehingga, perlu dilakukan imunisasi MR serentak.
"Ini untuk melengkapi imunisasi bagi anak-anak balita yang belum lengkap status imunisasinya," katanya.
Widyawati menyebut sekolah menjadi sasaran utama pelaksanaan imunisasi MR ini. Sehingga diharapkan upaya menggencarkan imunisasi ini dapat berjalan dengan lancar.
"Kita melakukan imunisasi ini di daerah-daerah yang cakupannya masih rendah," katanya.
Widyawati berharap tidak ada penolakan dari masyarakat untuk pelaksanaan imunisasi ini. Terkait penolakan ini, pihaknya terus melakukan edukasi kepada masyarakat.
"Kita melakukan kampanye melalui iklan layanan masyarakat, Kita menayangkan di media sosial dan transportasi umum," katanya.
Selain itu, Kementerian Kesehatan juga melakukan koordinasi dengan Kementerian/lembaga lain. Untuk mendukung pelaksanaan imunisasi ini.
"Kemenkes nggak bisa kerja sendiri tetapi memang butuh Kementerian lain untuk menyebarkan informasi bahwa vaksin imunisasi itu sangat penting," katanya.
Diketahui, pada tahun 2026, ada 21 kejadian luar biasa (KLB) suspek campak di 17 kabupaten-kota di 11 provinsi. Dengan 13 KLB campak konfirmasi lab di 9 kabupaten-kota di 6 provinsi.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....