Festival Imlek Nasional 2026 Hadirkan Cek Kesehatan Gratis
- 24 Feb 2026 19:25 WIB
- Pusat Pemberitaan
RRI.CO.ID, Jakarta: Festival Imlek Nasional 2026 di Lapangan Banteng, Jakarta Pusat, turut menghadirkan ruang cek kesehatan gratis (CKG). Hal itu merupakan bagian dari komitmen pemerintah, dalam menghadirkan layanan kesehatan yang mudah, gratis dan menjangkau seluruh masyarakat.
Pada event yang berlangsung hingga 1 Maret 2026, pengunjung dapat melakukan pengecekan kesehatan lengkap. Mulai tensi dan gula darah, hepatitis, gigi, tuberkolusis hingga kanker payudara,.
Menurut Wakil Menteri Ekonomi Kreatif/Wakil Kepala Badan Ekonomi Kreatif (Ekraf) Irene Umar, hadirnya ruang CKG sangat penting. Hal itu karena pengunjung Festival Imlek Nasional dapat mengetahui kondisi kesehatan mereka, sebagai bentuk deteksi dini.
“Cek kesehatan ini perlu dilakukan oleh semua orang, termasuk yang sehat. Perlu terhadap adanya deteksi dini, karena dengan begitu kita bisa tetap lebih produktif dan menjaga keluarga yang bergantung pada kita,” ujar Wamen Ekraf Irene di Lapangan Banteng, Jakarta, Senin, 23 Februari 2026.
Panitia Festival Imlek Nasional 2026, bersama Kementerian Kesehatan (Kemenkes) dan Kementerian Ekraf, juga berkolaborasi dengan intellectual property (IP) lokal. Hadirnya sosok “Halo Miyu” diharapkan dapat memberikan pesan serta pengalaman kesehatan visual yang menarik, pada pengunjung.
“Kolaborasi antar kementerian dengan IP lokal menunjukkan bahwa kreativitas dapat menjadi jembatan efektif untuk memperluas edukasi kesehatan bagi masyarakat dan komunitas kreatif. Dengan menggandeng IP lokal seperti halomiyu, pesan kesehatan dapat dikemas lebih ramah dan dekat sehingga lebih mudah diterima,” jelas Irene.
Selain CKG, pengunjung dapat menikmati beragam festival pasar kuliner, seni dan kreatif, parade imlek hingga Museum Terbuka: Akulturasi Budaya Tionghoa. Festival Imlek Nasional 2026 dikemas sebagai festival tahun baru lunar, yang merayakan keberagaman Indonesia melalui seni, tradisi dan kuliner.
“Imlek bukan sebagai perayaan masyarakat Tionghoa saja, melainkan ruang bertemunya seluruh warga bangsa, dalam semangat harmoni dan persatuan”, pungkas Irene.
Wakil Ketua Umum Imlek Nasional, Veronica Tan menegaskan, festival ini menunjukkan keberagaman Indonesia sebagai kekuatan bangsa. "Saat Imlek dan Ramadan hadir berdampingan, saling menghormati dan mendukung, Bhinneka Tunggal Ika benar-benar hidup," kata Wakil Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Indonesia tersebut.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....