Pemerintah Kabupaten Tangerang Awasi Kualitas Makanan Takjil

  • 21 Feb 2026 02:50 WIB
  •  Pusat Pemberitaan

RRI.CO.ID, Tangerang - Pemerintah Kabupaten Tangerang mengawasi kualitas makanan takjil yang beredar di wilayahnya. Dinas Kesehatan setempat menggandeng Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM), Dinas Perindustrian dan Dinas Pertanian untuk mengawasi menu takjil.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Tangerang, Hendra Tarmizi mengatakan pengawasan ini untuk memastikan takjil yang banyak diburu masyarakat tetap aman dikonsumsi. “Untuk pengawasan takjil nanti kita akan berkolaborasi antara Dinkes, BPOM, Disperindag, dan DPKP juga,” ujarnya, Jumat 20 Februari 2026.

Menurut Hendra, pengawasan difokuskan pada pencegahan penggunaan bahan berbahaya dalam makanan, seperti formalin, rhodamin B, boraks, maupun metanil yellow. Zat-zat tersebut kerap disalahgunakan sebagai bahan tambahan oleh oknum tidak bertanggung jawab demi mempercantik tampilan atau memperpanjang daya simpan makanan.

Pengawasan akan dimulai sejak awal Ramadan. Indikator pemeriksaan meliputi aspek kebersihan, penggunaan bahan pengawet, serta pewarna makanan yang berisiko bagi kesehatan.

Untuk memaksimalkan pengawasan, Dinkes juga telah membentuk tim khusus. “Kami juga telah membentuk tim khusus untuk melakukan pengawasan terhadap makanan atau takjil yang kerap dikonsumsi masyarakat,” kata dia.

Sementara, Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) Kabupaten Tangerang, Ujang Sudihartono menegaskan pihaknya turut berperan dalam menjamin keamanan pangan yang beredar di masyarakat. Sosialisasi dan edukasi kepada para pedagang, khususnya pedagang daging dan sayuran, telah dilakukan.

“Kita sudah melakukan sosialisasi dan edukasi kepada pedagang daging, sayuran supaya mereka bisa menerapkan higienis dan sanitasi. Karena dua faktor itu dari tempat dan tata cara pengelolaan makanannya,” ucapnya.

Menu makanan berbuka puasa (takjil) banyak dijajakan penjual makanan di berbagai tempat di setiap wilayah, selama bulan Ramadan, tak terkecuali di Tangerang. Menu makanan itu perlu mendapat pengawasan dari pemerintah agar aman dan sehat untuk dikonsumsi masyarakat luas.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....