Waspadai Depresi Pada Anak, Kenali Tanda-tandanya
- 04 Feb 2026 16:34 WIB
- Pusat Pemberitaan
RRI.CO.ID, Jakarta - Psikolog Pendidikan Anak UGM, Novi Puspita Chandra menyebut, seseorang yang memiliki niat mengakhiri hidup umumnya menunjukkan gejala awal. Diantaranya, seperti depresi, menarik diri dari lingkungan sosial, jarang berbicara, hingga sering melamun.
"Biasanya didahului dengan kebiasaan seperti depresi. Kemudian menutup diri dan berakhir melamun," katanya dalam wawancara bersama PRO3 RRI, Rabu, 4 Februari 2026.
Meskipun demikian, ia menjelaskan bahwa seiring perkembangan zaman, anak-anak memiliki berbagai cara untuk melindungi diri (defense mechanism). Hal ini membuat gejala psikologis yang dialami tidak selalu tampak jelas di permukaan.
Menurutnya, berbagai penelitian dan sejumlah kasus menunjukkan bahwa tidak sedikit individu yang memiliki niat mengakhiri hidup. Tapi justru tidak memperlihatkan tanda-tanda yang mencolok.
"Bahkan orang-orang yang berniat untuk mengakhiri hidup keesok paginya atau beberapa jam sebelumnya. Tapi nggak jadi, karena tidak menunjukkan gejala-gejala tersebut," ucapnya.
Ia menekankan pentingnya peran keluarga, sekolah, dan masyarakat dalam menciptakan ruang aman bagi anak. Terutama untuk mengekspresikan perasaan dan tekanan yang dialami, sebagai upaya pencegahan terhadap risiko gangguan kesehatan mental.
Spesialis Kesehatan Jiwa dr Lahargo Kembaren menyampaikan sudut pandangnya terbadap kesehatan jiwa pada anak dan remaja. Ia menuturkan anak berusia 9-10 tahun sudah mulai memahami konsep kematian sebagai sesuatu yang permanen.
"Anak tidak sedang ingin mati. Ia sedang tidak tahu bagaimana caranya hidup dengan beban yang terlalu berat," ujarnya.
Dari sudut pandang kesehatan jiwa, ia mengatakan bahwa anak belum mampu menimbang konsekuensi jangka panjang. Anak, kata dia, juga cenderung memiliki cara berpikir yang konkret atau hitam putih.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....