Daftar Makanan dan Minuman Pemicu Asam Urat Tinggi

  • 09 Des 2025 07:50 WIB
  •  Bogor

KBRN, Bogor: Asam urat tinggi atau hiperurisemia adalah kondisi ketika kadar asam urat dalam darah meningkat dan dapat memicu nyeri sendi, pembengkakan, hingga serangan gout. Salah satu pemicu utamanya adalah pola makan yang tinggi purin, yaitu zat yang dipecah tubuh menjadi asam urat. Karena itu, mengatur makanan dan minuman menjadi langkah penting untuk mencegah kekambuhan.

Banyak orang tidak menyadari bahwa beberapa makanan sehari-hari ternyata mengandung purin tinggi. Padahal, menurut para ahli, makanan tertentu dapat meningkatkan produksi asam urat secara drastis dalam tubuh. Jika dikonsumsi berlebihan, resiko peradangan sendi akan semakin tinggi.

Makanan tinggi purin seperti jeroan, beberapa jenis ikan laut, dan minuman tinggi gula adalah penyebab paling umum dari lonjakan asam urat. Menghindarinya bukan hanya membantu menurunkan angka asam urat, tetapi juga menjaga kesehatan ginjal.

Selain makanan, minuman juga dapat menjadi pemicu serius. Minuman manis, alkohol, hingga minuman energi terbukti dapat meningkatkan kadar asam urat dalam waktu singkat. Karena itu, penderita asam urat harus berhati-hati dalam memilih minuman sehari-hari.

Dengan memahami apa saja yang harus dihindari, penderita asam urat dapat mengontrol gejala, mengurangi rasa nyeri, dan mencegah serangan mendadak yang mengganggu aktivitas.

Makanan & Minuman yang Harus Dihindari :

1. Jeroan (Hati, Ampela, Usus, Paru, Ginjal)

Jeroan merupakan makanan dengan kandungan purin paling tinggi. Konsumsi jeroan dapat meningkatkan asam urat dengan cepat dan sangat tidak dianjurkan untuk penderita gout.

2. Seafood Tertentu (Kerang, Ikan Sarden, Ikan Teri, Ikan Kembung)

Ikan-ikan kecil seperti sarden dan teri memiliki purin tinggi, sehingga sangat mudah memicu lonjakan asam urat. Begitu juga dengan kerang dan udang.

3. Daging Merah (Sapi, Kambing)

Membatasi konsumsi daging merah, karena purin di dalamnya dapat meningkatkan produksi asam urat. Mengonsumsi terlalu sering dapat memicu kekambuhan.

4. Minuman Manis (Teh Manis, Soda, Minuman Kemasan, Jus Buah dengan Gula)

Fruktosa yang tinggi dalam minuman manis meningkatkan produksi asam urat di hati. Ini termasuk soda, minuman energi, hingga teh atau kopi yang ditambahkan gula berlebih.

5. Alkohol (Bir, Anggur, Minuman Fermentasi)

Bir mengandung purin tinggi, sementara alkohol secara umum menghambat pembuangan asam urat oleh ginjal. Efek gandanya membuat kadar asam urat mudah melonjak.

6. Makanan Olahan Tinggi Lemak (Sosis, Nugget, Fast Food)

Makanan ini tidak hanya mengandung purin tetapi juga menghambat metabolisme tubuh, sehingga membebani ginjal dan memicu naiknya kadar asam urat.

7. Kuah Kaldu Kental & Soto Berlemak

Kaldu kental dari rebusan daging atau tulang juga mengandung purin tinggi. Dokter penyakit dalam sering memperingatkan penderita asam urat untuk menghindari kuah soto, gulai, atau sup tulang yang pekat.

Mengatur pola makan adalah langkah paling efektif dalam mengontrol kadar asam urat. Dengan menghindari makanan tinggi purin, minuman manis, dan alkohol, risiko serangan gout dapat berkurang secara signifikan. Konsistensi dalam memilih jenis makanan, ditambah pemeriksaan rutin, akan membantu penderita asam urat menjalani hidup yang lebih nyaman tanpa rasa nyeri berulang. Jika gejala semakin parah, konsultasikan selalu dengan dokter untuk penanganan yang tepat.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....