Kebiasaan Sehat yang Bisa Memperpanjang Usia Seseorang
- 25 Nov 2025 15:03 WIB
- Bengkulu
KBRN, Bengkulu: Menjaga kesehatan bukan sekadar menghindari penyakit, tetapi juga membangun kebiasaan yang mampu menunjang kualitas hidup dalam jangka panjang. Gaya hidup sehat dinilai berperan besar dalam menurunkan risiko penyakit kronis yang menjadi salah satu penyebab kematian tertinggi di Indonesia.
Dikutip dari laman kemkes.go.id, Selasa (25/11/2025), Kementerian Kesehatan RI menganjurkan masyarakat untuk rutin beraktivitas fisik minimal 30 menit setiap hari. Pedoman GERMAS menyebutkan bahwa aktivitas fisik membantu menjaga kebugaran jantung, menstabilkan kadar gula darah, serta meningkatkan angka harapan hidup.
Selain itu, pola makan seimbang juga menjadi pilar penting dalam menjaga kesehatan tubuh. Rumah sakit dan puskesmas menekankan pentingnya konsumsi makanan bergizi, rendah gula, rendah garam, dan rendah lemak untuk mencegah berbagai penyakit degeneratif.
Kebiasaan tidur yang cukup, yakni 7 hingga 9 jam per malam bagi orang dewasa, turut berpengaruh besar pada proses regenerasi sel dan kesehatan otak. Data edukasi rumah sakit menunjukkan bahwa kurang tidur dalam jangka panjang dapat meningkatkan risiko hipertensi, obesitas, hingga diabetes.
Pengelolaan stres juga merupakan langkah penting yang sering terabaikan dalam kehidupan sehari-hari. Puskesmas menganjurkan metode sederhana seperti pernapasan dalam, ibadah, atau relaksasi untuk membantu menjaga kestabilan hormon dan meningkatkan kesehatan mental.
Berhenti merokok menjadi kebiasaan penting lainnya yang terbukti dapat memperpanjang usia. Kemenkes mencatat bahwa perokok aktif memiliki risiko lebih tinggi mengalami penyakit jantung, stroke, dan kanker paru, sementara berhenti merokok dapat memperbaiki fungsi paru hanya dalam beberapa bulan.
Menjaga kebersihan diri, seperti mencuci tangan menggunakan sabun, juga terbukti efektif mencegah penularan penyakit infeksi. Puskesmas melalui kampanye CTPS (Cuci Tangan Pakai Sabun) menekankan bahwa kebiasaan sederhana ini mampu menyelamatkan banyak nyawa.
Selain itu, memantau kondisi kesehatan secara rutin melalui pengecekan tekanan darah, gula darah, dan kolesterol menjadi langkah penting untuk mendeteksi penyakit sejak dini. Deteksi dini akan meningkatkan keberhasilan pengobatan dan memperpanjang angka harapan hidup.
Pembatasan konsumsi alkohol dan minuman manis juga masuk dalam rekomendasi kesehatan nasional. Dua jenis minuman ini diketahui dapat merusak organ tubuh dan meningkatkan risiko penyakit hati, gangguan metabolik, hingga penyakit jantung.
Akhirnya, menjaga berat badan tetap ideal melalui kombinasi pola makan sehat dan aktivitas fisik teratur terbukti mampu menurunkan risiko berbagai penyakit kronis. Kemenkes menekankan bahwa berat badan yang terkontrol berkaitan erat dengan daya tahan tubuh yang lebih baik serta usia hidup yang lebih panjang.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....