UGD RSUD Fakfak Kewalahan, Ini Penyebabnya
- 23 Nov 2025 19:34 WIB
- Fak Fak
KBRN, Fakfak : Unit Gawat Darurat (UGD) Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Fakfak Papua Barat sempat kewalahan menghadapi lonjakan pasien, khususnya anak, dalam beberapa waktu terakhir. Case Manager RSUD Fakfak, Delfina Rowati Onya, membeberkan penyebab sekaligus langkah penanganannya.
Ia menegaskan RSUD Fakfak tetap berupaya memberikan pelayanan terbaik meski memiliki keterbatasan fasilitas sebagaimana rumah sakit tipe C.
“Kami RSUD Fakfak tetap mengutamakan pelayanan optimal untuk pasien kami,” tegasnya, Minggu (23/11/2025).
Namun, Delfina menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat yang merasa kurang nyaman akibat kondisi menumpuknya pasien di UGD akhir-akhir ini. Menurutnya, jumlah pasien yang datang telah melebihi kapasitas sarana dan prasarana yang tersedia.
Ia menjelaskan, secara internal keterbatasan fasilitas masih menjadi tantangan rumah sakit dalam memberikan layanan maksimal. Selain itu, berdasarkan hasil triase, banyak pasien yang datang tidak dalam kategori gawat darurat sehingga menambah kepadatan.
Delfina juga menyinggung faktor eksternal yang mempengaruhi lonjakan pasien di UGD. Menurutnya, sejumlah pasien yang datang masih dapat ditangani lebih dulu pada fasilitas kesehatan tingkat pertama seperti Puskesmas. “Seharusnya masih bisa dilayani di Puskesmas,” ujarnya.
Untuk mengatasi situasi ini, manajemen rumah sakit menambah tempat tidur terutama di ruang rawat inap agar pasien dapat segera ditangani sesuai kebutuhan perawatan. “Kami lakukan sesegera mungkin saat ini juga,” tegasnya.
Selain penanganan cepat di internal, pihak rumah sakit juga akan berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Fakfak untuk memperkuat sistem layanan preventif dan promotif di tingkat Puskesmas, sehingga kasus non-gawat darurat tidak langsung masuk ke UGD.
Delfina juga mengedukasi masyarakat agar segera membawa pasien ke UGD hanya dalam kondisi darurat seperti muntah berlebihan, diare hingga lemas, nyeri dada hebat, pendarahan, serta kasus kecelakaan. “Harapan kami, dengan pengertian bersama, pelayanan kesehatan di Fakfak semakin baik,” pungkasnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....