Cara Aman Membuat dan Menghangatkan Nasi Beku
- 11 Nov 2025 05:30 WIB
- Sintang
KBRN, Sintang: Salah satu risiko utama dari nasi beku adalah kemungkinan terkontaminasi oleh Bacillus cereus, yaitu bakteri yang umum ditemukan di tanah dan dapat mencemari beras. Bakteri ini mampu membentuk spora yang tahan panas sehingga bisa tetap hidup meskipun nasi telah dimasak. Jika nasi dibiarkan pada suhu ruang terlalu lama, bakteri tersebut dapat berkembang biak dengan cepat dan menyebabkan keracunan makanan dengan gejala seperti mual, muntah, hingga diare.
Menurut penjelasan dari Healthline, bakteri Bacillus cereus dapat bertahan hidup dalam kondisi panas dan berkembang pesat pada suhu antara 4-60 derajat Celcius. Karena itu, kunci utama menjaga keamanan nasi beku bukan hanya pada proses pembekuannya, tetapi juga pada cara penanganan sebelum dan sesudah dibekukan. Agar nasi beku tetap aman dan berkualitas, ikuti langkah-langkah berikut:
1. Masak nasi seperti biasa. Gunakan beras berkualitas dan air bersih.
2. Dinginkan nasi dengan cepat. Setelah matang, sebarkan nasi di atas loyang agar suhu turun merata. Namun jangan biarkan nasi matang berada di suhu ruang lebih dari dua jam.
3. Kemas dalam porsi kecil. Gunakan wadah kedap udara atau plastik ziplock, dan pastikan tertutup rapat.
4. Beri label tanggal pembekuan. Ini membantu memantau masa simpan nasi.
5. Simpan di freezer dengan suhu di bawah 5°C. Pastikan suhu stabil agar bakteri tidak tumbuh.
6. Saat akan dimakan, panaskan hingga suhu lebih dari 72°C untuk membunuh bakteri. Hindari memanaskan ulang nasi lebih dari satu kali, karena dapat memicu pertumbuhan bakteri.
Membekukan nasi yang telah dimasak pada suhu yang tepat dapat menghambat pertumbuhan bakteri dan membuatnya awet hingga berbulan-bulan. Nasi beku bahkan bisa bertahan hingga 6 bulan di freezer tanpa kehilangan rasa, meski sebaiknya dikonsumsi dalam waktu dua bulan agar kualitasnya tetap terjaga. (Lin)
Referensi:
https://www.renos.id/blog/manfaat-nasi-beku/
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....