Terbiasa Minuman Manis memicu penyakit jantung
- 25 Sep 2025 18:07 WIB
- Banda Aceh
KBRN. Banda Aceh : Minuman manis yang banyak beredar di pasaran kini menjadi perhatian serius para ahli kesehatan. Kandungan gula tambahan yang tinggi pada minuman bersoda, teh manis kemasan, hingga minuman energi, disebut dapat meningkatkan risiko kerusakan pada jantung. Konsumsi gula berlebihan diketahui memicu obesitas, tekanan darah tinggi, serta kadar kolesterol jahat yang menjadi faktor utama penyakit jantung.
Dikutip melalui situs dokter sehat sebuah penelitian yang dilakukan di Emory University pada 2018 lalu menghasilkan fakta bahwa kebiasaan mengonsumsi minuman manis, khususnya minuman bersoda bisa menyebabkan datangnya penyakit jantung. Menurut para peneliti, konsumsi gula dengan berlebihan memang bisa menyebabkan datangnya obesitas yang terkait dengan penyakit ini. Dalam penelitian ini, dr. Jean Welsh dan rekan-rekannya menganalisis data kesehatan yang didapatkan dari 17.930 orang dewasa berusia lebih dari 45 tahun yang dikumpulkan selama enam tahun. Salah satu data yang dianalisa adalah kebiasaan mengonsumsi makanan atau minuman tertentu. Dari data ini, ditemukan fakta bahwa minuman manis seperti minuman buah dan minuman bersoda ternyata bisa memicu peningkatan risik terkena kematian akibat penyakit jantung layaknya gagal jantung atau serangan jantung.
Selain itu, minuman manis juga diketahui memperburuk resistensi insulin yang menjadi penyebab diabetes tipe 2. Kombinasi diabetes dan obesitas semakin memperparah risiko kerusakan jantung. Para dokter menekankan bahwa kerusakan ini tidak terjadi secara instan, melainkan perlahan dan sering kali tidak disadari sampai muncul gejala serius.
Para Pakar menganjurkan masyarakat untuk mulai membatasi konsumsi minuman manis dan menggantinya dengan pilihan lebih sehat seperti air putih, infused water, atau jus buah tanpa tambahan gula. Dengan langkah kecil ini, tubuh dapat lebih terlindungi dari risiko penyakit kardiovaskular di masa depan. Edukasi tentang bahaya minuman manis pun terus digalakkan di berbagai kampanye kesehatan.
Kesadaran masyarakat menjadi kunci penting dalam mencegah penyakit jantung yang disebabkan oleh pola konsumsi tidak sehat. Mengurangi asupan gula tambahan tidak hanya bermanfaat bagi kesehatan jantung, tetapi juga meningkatkan kualitas hidup secara keseluruhan. Pemerintah diharapkan turut mendorong regulasi pembatasan kadar gula pada produk minuman kemasan agar risiko penyakit kronis dapat ditekan sejak dini.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....