RS Medistra Hadirkan Program 'Stroke Ready Hospital'
- 25 Sep 2025 08:48 WIB
- Pusat Pemberitaan
KBRN, Jakarta: Rumah Sakit (RS) Medistra resmi memperkenalkan program 'Stroke Ready Hospital'. Yaitu, sebuah inisiatif layanan terpadu untuk memastikan pasien dengan gejala stroke mendapat penanganan medis yang cepat, tepat, dan komprehensif.
Direktur Medistra Hospital, Dr. Adhitya Wardhana, MARS mengatakan, program ini dihadirkan sebagai bentuk komitmen rumah sakit dalam menyelamatkan nyawa pasien stroke. Sekaligus, menurunkan angka kecacatan.
"Program Stroke Ready Hospital ini tidak hanya melibatkan tim medis yang terlatih, dan siap siaga 24 jam. Namun, juga fasilitas yang lengkap untuk mendukung penanganan cepat dan tepat," ujarnya kepada wartawan di sela-sela talk-show bertajuk "Know the Sign of Stroke - BE FAST", di Jakarta, Rabu (24/9/2025).
Menurut dia, Medistra Hospital adalah rumah sakit yang siap memberikan perawatan terbaik. Yakni, dilengkapi tim medis yang berkompeten dan berpengalaman dalam menangani kasus-kasus stroke.
Selain penanganan darurat, RS Medistra juga menyediakan layanan rehabilitasi pasca-stroke untuk membantu pasien yang datang terlambat atau mengalami sisa gejala. Hal ini agar pasien tetap dapat hidup mandiri.
Dr. Manfaluthy Hakim, SpS(K), salah satu narasumber dalam talk-show, menjelaskan bahwa tidak semua pasien bisa kembali normal sepenuhnya. Apalagi, jika penanganannya terlambat.
"Namun, dengan terapi yang tepat, banyak pasien yang tetap dapat kembali beraktivitas secara produktif," ucapnya.
Diketahui, stroke merupakan penyebab kematian nomor dua di dunia dan menjadi penyebab utama kecacatan jangka panjang di Indonesia. Data WHO menunjukkan bahwa setiap 6 detik, satu orang di dunia meninggal akibat stroke.
Di Indonesia, kasus stroke kian meningkat. Terutama di wilayah perkotaan, yang umumnya memiliki gaya hidup penuh tekanan.
Penanganan stroke sendiri dikenal sangat bergantung pada waktu. Ada istilah 'Golden Period', Yaitu, 3 sampai 4,5 jam pertama sejak gejala muncul.
Apabila pasien mendapatkan penanganan dalam periode emas ini, maka peluang pemulihan mendekati kondisi semula sangat tinggi. Namun bila terlambat, kerusakan otak bisa menjadi permanen.
Perbedaan Stroke Ready Hospital dengan Penanganan Biasa
- Alur cepat (fast track): pasien stroke ditangani lebih dulu, tanpa menunggu prosedur administrasi panjang.
- Tim multidisiplin: dokter spesialis saraf, radiologi, rehabilitasi medis, serta perawat terlatih selalu siap siaga.
- Teknologi medis: fasilitas CT Scan tersedia 24 jam untuk mempercepat diagnosis.
- Terapi trombolisis: obat penghancur bekuan darah yang hanya efektif diberikan dalam golden period.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....