Waspadai Efek Samping Facial Wajah
- 29 Jun 2025 09:28 WIB
- Bengkulu
KBRN, Bengkulu: Perawatan facial wajah menjadi semakin populer sebagai cara untuk mendapatkan kulit yang bersih dan bercahaya. Namun, di balik manfaatnya, ternyata facial juga menyimpan potensi efek samping yang perlu diwaspadai. Bukannya mendapatkan kulit impian, beberapa orang justru mengalami masalah kulit setelah menjalani prosedur ini.
Sejumlah ahli dermatologi menjelaskan bahwa meskipun facial umumnya aman, risiko efek samping tetap ada, terutama jika dilakukan tidak tepat atau pada jenis kulit yang sensitif. Beberapa efek samping yang paling umum terjadi antara lain:
Kemerahan dan Iritasi: Ini adalah efek samping yang paling sering terjadi setelah facial, terutama pada jenis kulit sensitif. Tekanan saat pembersihan, eksfoliasi, atau ekstraksi komedo dapat menyebabkan kulit menjadi merah dan terasa perih.
Jerawat dan Breakout: Ironisnya, facial yang bertujuan membersihkan wajah justru dapat memicu timbulnya jerawat. Hal ini bisa disebabkan oleh penekanan komedo yang kurang bersih, penyebaran bakteri, atau reaksi terhadap produk yang digunakan.
Kulit Kering dan Mengelupas: Beberapa jenis facial, terutama yang melibatkan eksfoliasi kimia atau scrub yang kasar, dapat menghilangkan kelembaban alami kulit, menyebabkan kulit menjadi kering, mengelupas, bahkan terasa gatal.
Pembengkakan: Beberapa prosedur facial, seperti oxygen facial, meskipun dianggap aman, berpotensi menyebabkan peradangan yang membuat wajah terlihat bengkak.
Pori-pori Membesar: Ekstraksi komedo yang dilakukan terlalu sering atau dengan teknik yang kurang tepat dapat merusak elastisitas kulit di sekitar pori-pori, sehingga membuatnya tampak lebih besar.
Reaksi Alergi: Penggunaan produk dengan kandungan bahan kimia tertentu dapat memicu reaksi alergi pada sebagian orang, ditandai dengan ruam, gatal-gatal, atau bahkan bengkak yang parah.
Infeksi: Dalam kasus yang jarang terjadi, terutama jika alat yang digunakan tidak steril atau proses facial dilakukan oleh tenaga yang tidak profesional, risiko infeksi pada kulit juga dapat meningkat.
Untuk meminimalkan risiko efek samping, penting untuk memilih klinik kecantikan atau terapis yang terpercaya dan memiliki reputasi baik. Konsultasikan terlebih dahulu dengan ahli kecantikan mengenai jenis kulit Anda dan riwayat perawatan wajah sebelumnya. Pastikan produk yang digunakan sesuai dengan jenis kulit Anda dan tidak mengandung bahan-bahan yang dapat memicu alergi.
Selain itu, perawatan pasca-facial juga sangat penting. Hindari memencet jerawat atau menyentuh wajah terlalu sering, gunakan tabir surya, dan ikuti anjuran terapis untuk menjaga kesehatan kulit setelah facial.
Meskipun facial dapat memberikan manfaat bagi kulit, penting untuk diingat bahwa tidak semua orang cocok dengan semua jenis perawatan. Kenali jenis kulit Anda, lakukan riset, dan konsultasikan dengan ahlinya sebelum memutuskan untuk menjalani facial agar terhindar dari efek samping yang tidak diinginkan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....