Pahami Gejala dan Enam Faktor Pemicu 'Anxiety Disorder'
- 28 Jun 2025 12:33 WIB
- Pusat Pemberitaan
KBRN, Jakarta: Banyak orang belum bisa memahami, terkait rasa cemas yang timbul di dalam dirinya. Perasaan cemas ini merupakan respons alami tubuh terhadap situasi yang menegangkan, seperti menjalani ujian pendidikan.
Namun, ketika rasa cemas berlangsung terus menerus, kondisi ini dapat dikategorikan sebagai anxiety disorder (gangguan kecemasan). Pahami gejala dan enam faktor pemicu anxiety disorder dalam artikel ini.
Hal ini tentu akan mengganggu aktivitas sehari-hari dan dapat mengganggu kehidupan keluarga, sosial, sekolah, atau pekerjaan seseorang. Menurut keterangan WHO, diperkirakan 4 persen dari populasi global saat ini mengalami anxiety disorder.
Pada tahun 2019, sebanyak 301 juta orang di dunia mengalami anxiety disorder. Hal ini, menjadikan anxiety disorder sebagai gangguan mental paling umum.
Pejelasan Singkat Anxiety Disorder
Gangguan anxiety disorder merupakan gangguan mental dimana seseorang mengalami kecemasan yang berlebihan, berlarut-larut, dan sulit dikendalikan. Gangguan ini membuat suasana perasaan seperti depresi, dan bila tidak segera diatasi, akan berpotensi memburuk seiring berjalannya waktu.
Gejala Anxiety Disorder
Melansir laman Mitra Keluarga, gejala awal seseorang mengalami anxiety disorder biasanya berupa rasa tegang dan jantung yang berdebar kencang. Sehingga, saat menghadapi sesuatu, tubuh dan pikiran jadi susah mengontrol emosi.
Hal ini, tentu akan memicu ketakutan dan kekhawatiran yang membuat seseorang memiliki serangan panik (panic attack). Berikut gejala umum yang sering dirasakan penderita anxiety disorder :
• Kecemasan yang sulit dikontrol
• Gelisah dan panik
• Kelelahan, akan tetapi sulit tidur
• Sulit berkonsentrasi
• Mudah marah dan terpancing emosi
• Rasa sakit dan nyeri pada tubuh
• Otot tegang, mual, mulut kering
• Tangan dan kaki kesemutan serta berkeringat
• Memikirkan dan melakukan perenungan tiada henti
Dibalik gejala yang muncul, tentu ada penyebab yang mendasarinya. Berikut beberapa faktor yang dapat memicu munculnya gangguan kecemasan/anxiety disorder :
1. Faktor Genetik
Faktor ini tentu menjadi salah satu faktor utama dalam memicu anxiety. Riwayat keluarga yang memiliki gangguan kecemasan tentu meningkatkan resiko seseorang mengalami kondisi serupa.
2. Ketidakseimbangan Hormon di Otak
Pelepasan hormon di otak dapat memicu respon tubuh seseorang. Hal ini ditandai dengan peningkatan detak jantung dan pernapasan yang cepat.
3. Lingkungan Penuh Tekanan
Pengalaman di lingkungan yang memicu stres, seperti tuntutan kerja yang tinggi, pernah mengalami kekerasan, pelecehan, atau kehilangan. Hal ini tentu bisa menanamkan rasa takut dan cemas yang mendalam.
4. Penyalahgunaan Zat atau Obat-Obatan
Beberapa jenis zat atau obat-obatan dapat memengaruhi sistem saraf dan memperparah kecemasan. Seperti, narkotika, alkohol, penggunaan resep yang tidak mengikuti aturan, stimulan, ataupun suplemen juga dapat memicu peningkatan detak jantung.
5. Konsumsi Kafein Berlebih
Kafein dalam jumlah besar dapat memengaruhi kerja jantung dan memicu gejala cemas seperti gemetar atau gelisah. Karena itulah tidak dianjurkan untuk mengkonsumsi kafein lebih dari 400mg dalam sehari.
6. Kondisi Medis Tertentu
Gangguan pada organ seperti jantung, paru-paru, atau tiroid dapat menyebabkan gejala yang mirip dengan serangan panik atau kecemasan. Oleh karena itu, penting untuk memastikan penyebab gejala melalui pemeriksaan medis agar penanganannya tepat.
Para peneliti juga menyimpulkan bahwa faktor penyebab anxiety berhubungan dengan cara otak membentuk respon terhadap rasa takut. Respon ini sering dipengaruhi oleh ingatan atau memori terhadap pengalaman traumatis yang pernah dialami sebelumnya. (Namira Kaguma)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....