Bahaya Cotton Bud untuk Telinga
- 17 Jun 2025 18:22 WIB
- Pekanbaru
KBRN, Pekanbaru : Meskipun sering digunakan untuk membersihkan telinga, penggunaan cotton bud (korek kuping) sebenarnya sangat tidak disarankan dan justru bisa menimbulkan berbagai masalah kesehatan pada telinga.
Banyak instansi kesehatan dan dokter spesialis THT (Telinga, Hidung, Tenggorokan) telah berulang kali memperingatkan tentang praktik ini.
Mengapa Cotton Bud Berbahaya untuk Telinga? Dikutip dari American Academy of Otolaryngology–Head and Neck Surgery Foundation (AAO-HNSF), cutton bud akan menyebabkan Mendorong Kotoran Lebih Dalam. Fungsi utama cotton bud justru mendorong kotoran telinga (serumen) lebih jauh ke dalam saluran telinga. Ini dapat menyebabkan penumpukan serumen yang lebih padat dan sulit dikeluarkan secara alami.
Penumpukan ini bisa menyumbat saluran telinga. Bahaya lainnya seperti :
- Menyebabkan Kerusakan Gendang Telinga: Penggunaan cotton bud terlalu dalam atau dengan gerakan yang kasar berisiko tinggi merobek atau melubangi gendang telinga (perforasi membran timpani). Kerusakan ini bisa menyebabkan nyeri hebat, gangguan pendengaran, dan infeksi.
- Mengiritasi Saluran Telinga: Kulit di saluran telinga sangat tipis dan sensitif. Gesekan cotton bud dapat menyebabkan iritasi, lecet, atau bahkan infeksi pada kulit saluran telinga, yang menimbulkan rasa sakit dan gatal.
- Menyebabkan Infeksi: Luka kecil akibat garukan cotton bud atau penumpukan kotoran yang didorong ke dalam bisa menjadi tempat berkembang biaknya bakteri atau jamur, menyebabkan infeksi telinga.
Menurut para ahli medis, telinga memiliki mekanisme pembersihan alami. Kotoran telinga (serumen) sebenarnya berfungsi sebagai pelindung telinga dari debu, kuman, dan benda asing. Gerakan mengunyah dan berbicara secara alami akan membantu mendorong kotoran telinga keluar.
- Biarkan Saja: Untuk sebagian besar orang, telinga tidak perlu dibersihkan secara agresif.
- Gunakan Tetes Telinga: Beberapa tetes telinga khusus yang mengandung hidrogen peroksida atau baby oil dapat melunakkan kotoran telinga, membuatnya lebih mudah keluar secara alami.
- Konsultasi ke Dokter THT: Jika ada sumbatan kotoran telinga yang parah atau Anda mengalami gejala seperti nyeri, gangguan pendengaran, atau keluarnya cairan, segera kunjungi dokter spesialis THT. Dokter memiliki alat khusus dan teknik yang aman untuk membersihkan telinga.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....