Awas, Penyalahgunaan Narkoba Bisa Picu Gangguan Mental
- 02 Feb 2025 20:58 WIB
- Sintang
KBRN,Sintang : Permasalahan penyalahgunaan narkotika semakin marak terjadi di sekitar kita. Narkoba masih menjadi ancaman serius bagi generasi muda, meski perang terhadap narkoba telah didengungkan oleh seluruh negara didunia, termasuk Indonesia. Narkoba adalah singkatan dari narkotika dan obat-obatan. Merupakan obat atau zat yang berasal dari tanaman maupun bukan tanaman bersifat alamiah,sintestis, maupun semisintetis. Obat-obatan ini memiliki potensi untuk mengubah atau menurunkan tingkat kesadaran,meghilangkan stres, mengurangi atau bahkan menghilangkan rasa nyeri, meningkatkan rasa percaya diri, memunculkan halusinasi, dan berpotensi menyebabkan ketergantungan (adiksi). Ada beberapa gangguan mental yang terjadi akibat penggunaan narkoba,diantaranya:
Depresi
Ditandai dengan perasaan sedih,perasaan putus asa,pesimis,kehilangan minat,perasaan bersalah,tidak berharga, sulit berkonsentrasi,pikiran bunuh diri bahkan percobaan bunuh diri. Penggunaan narkoba dalam waktu lama malahan dapat memperburuk gangguan kecemasan dan depresi yang sudah dialami, bahkan memicu gangguan mental yang lainnya seperti serangan panik.
Gangguan Bipolar
Merupakan gangguan mental yang ditandai dengan perubahan emosi yang drastis dari rasa senang (gejala mania) yang ektrem menjadi depresi yang parah. Gangguan gejala bipolar dapat berupa perubahan mood yang ekstrem hingga depresi.
Skizoprenia
Ditandai dengan halusinasi penglihatan, pendengaran, atau merasakan sesuatu yang tidak ada. Penderita skizoprenia pada umumnya mengalami kesulitan untuk membedakan antara kenyataan dan pikiran yang ada.
Dementia
Merupakan gangguan mental ditandai dengan penurunan fungsi kognitif yang mempengaruhi memori,proses berpikir, orientasi,kalkulasi, kapasitas belajar,bahasa dan pengambilan keputusan. Penggunaan jangka panjang narkoba dapat menyebabkan pengguna mengalami halusinasi , kecemasan, kebingungan, dan penurunan daya ingat.
Penggunaan narkoba dapat menyebabkan gangguan kecemasan seperti fobia dan gangguan panik. Gejala kecemasan dapatt berupa perasaan takut,kecemasan dan perubahan pola perilaku.
Sebagian besar efek narkoba yang paling umum adalah gangguan tidur. Seperti amfetamin misalnya, zat ini dapat memicu insomnia untuk pemakainya. Penggunaan jangka panjang nantinya bisa mengacaukan siklus tidur alami tubuh.
Selain berbahaya untuk kesehatan mental, narkoba juga berbahaya bagi kesehatan fisik seperti kerusakan pada otak, kerusakan hati, kerusakan paru-paru, penyakit kardiovaskular, melemahkan kekebalan tubuh, gangguan sistem pernafasan, dan hilangnya kesimbangan tubuh.
Cegah penyalahgunaan narkoba dengan meningkatkan pengetahuan dan kesadaran tentang bahaya narkoba adalah langkah awal yang penting. Selain itu, bangun komunikasi terbuka dengan keluarga, teman dan orang-orang sekitar. Ciptakan lingkungan yang bebas narkoba di rumah, sekolah dan masyarakat. Serta temukan cara-cara alternatif untuk mengatasi stres seperti olahraga, seni, atau meditasi.
Referensi :
https://ayosehat.kemkes.go.id/4-gangguan-mental-akibat-narkoba
https://www.halodoc.com/artikel/efek-narkoba-bagi-kesehatan-fisik-dan-mental-3?srsltid=AfmBOopx_PEUlmwhqTr38c21zyIs4MJNrFkv9EOdADJ6ISVnw-p0nPdb
https://ayosehat.kemkes.go.id/bahaya-narkoba-bagi-kesehatan-mental#:~:text=Penggunaan%20narkoba%20dalam%20waktu%20lama,mental%20lainnya%20seperti%20serangan%20panik.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....