Makanan dan Minuman Penghilang Rasa Pedas

  • 16 Jan 2025 11:34 WIB
  •  Tanjungpinang

KBRN, Tanjungpinang: Setiap tanggal 16 Januari, seluruh dunia memperingati Hari Makanan Pedas Internasional atau International Hot and Spicy Food Day. Tidak sedikit orang yang suka makanan pedas tapi tidak tahan kepedasan, karena saking pedasnya masakan yang disantap.

“Suka makan seblak pedas, tapi nggak tahan pedas, jadi sembuhinnya mesti pakai makanan manis/air hangat,” ucap Zahwa Er Fatmawati, seorang pelajar kota Tanjungpinang, Kamis (16/1/2025).

Penelitian yang diterbitkan dalam Chemical Senses oleh para peneliti dari University of California, Davis, pada tahun 2015 mengkaji cara-cara efektif untuk meredakan rasa pedas, khususnya setelah mengonsumsi makanan yang mengandung capsaicin—senyawa kimia dalam cabai yang menyebabkan sensasi terbakar. Penelitian ini secara khusus menyoroti peran susu dalam mengurangi rasa pedas, dan menemukan bahwa susu lebih efektif daripada air atau alkohol dalam menghilangkan sensasi pedas tersebut.

Kasein adalah protein yang larut dalam air yang dapat mengikat capsaicin, senyawa yang menyebabkan rasa pedas pada cabai. Capsaicin larut dalam lemak, dan kasein dalam susu memiliki kemampuan untuk "menangkap" molekul capsaicin, mengikatnya, dan mengurangi interaksinya dengan reseptor rasa sakit di mulut yang merespons sensasi terbakar.

Meskipun kasein adalah protein yang berfungsi utama, lemak yang ada dalam susu juga berperan dalam meredakan rasa pedas. Lemak larut dalam capsaicin, dan ini mempercepat proses penurunan rasa pedas dengan melarutkan capsaicin yang menempel di mulut. Makin tinggi kadar lemak dalam susu, semakin efektif susu dalam mengurangi rasa pedas.

Selain susu, gula atau madu juga dapat membantu mengurangi rasa pedas karena mereka berfungsi sebagai penetral rasa. Meskipun gula tidak dapat "mengikat" capsaicin secara langsung, rasa manisnya dapat memberikan sensasi lega dan mengalihkan perhatian dari rasa pedas yang kuat.

Penghilang rasa pedas lain ada mentimun yang mengandung banyak air dan sifat anti-inflamasi alami yang dapat membantu menenangkan mulut setelah makan makanan pedas. Karena kandungan airnya yang tinggi, mentimun juga dapat membantu menghidrasi mulut dan mengurangi rasa terbakar.

Selain itu ada juga air kelapa yang memiliki sifat pendinginan yang dapat membantu menenangkan sensasi pedas di mulut. Air kelapa juga kaya akan elektrolit yang membantu menghidrasi tubuh, sehingga dapat mengurangi rasa terbakar setelah makan makanan pedas.

Penting diketahui, meskipun air bisa membantu meredakan rasa pedas sementara, air tidak dapat menghilangkan capsaicin karena capsaicin larut dalam lemak, bukan dalam air. Makanan atau minuman yang kaya akan lemak atau protein, seperti susu dan produk susu lainnya, adalah pilihan terbaik untuk meredakan rasa pedas.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....