Ayo Skrining Riwayat Kesehatan Sejak Dini Bersama BPJS Kesehatan

  • 08 Jan 2025 15:45 WIB
  •  Wamena

KBRN, Wamena: Menjaga kesehatan adalah investasi terbaik untuk masa depan. BPJS Kesehatan terus mendorong masyarakat untuk lebih peduli dengan kesehatan mereka melalui layanan skrining riwayat kesehatan, baik melalui Aplikasi Mobile JKN maupun fasilitas kesehatan tingkat pertama (FKTP).

Skrining riwayat kesehatan dihadirkan untuk membantu peserta JKN mendeteksi risiko penyakit kronis sejak dini, sehingga upaya pencegahan dan penanganan dapat dilakukan lebih efektif. Dalam hal ini, Kepala BPJS Kesehatan Cabang Wamena, Freda Yanne Imbiri mengajak seluruh masyarakat Wamena di wilayah Provinsi Papua Pegunungan untuk rutin melakukan skrining kesehatan setiap tahunnya.

“Kesehatan adalah harta yang tak ternilai. Dengan skrining kesehatan, kita bisa mengetahui kondisi tubuh dan mencegah penyakit sejak dini. Saya mengajak seluruh masyarakat di Wamena dan Papua Pegunungan untuk memanfaatkan layanan ini, yang tentu saja bisa diakses secara online dan juga offline,” kata Freda.

Lanjut Freda, beberapa kanal layanan yang bisa melakukan skrining riwayat kesehatan secara online diantaranya Aplikasi Mobile JKN, Chat PANDAWA (Pelayanan Administrasi WhatsApp) di nomor 08118165165, dan Website Resmi BPJS Kesehatan, kemudian bisa juga secara manual dengan mengisi form skrining dan di input kembali secara online oleh petugas BPJS Kesehatan dan juga petugas di Faskes.

Freda juga menyampaikan, tujuan melakukan skrining kesehatan ialah agar eserta JKN dapat mengetahui risiko 14 penyakit kronis seperti, Diabetes Melitus, Hipertensi, Stroke, Ischemic Heart Disease, Thallesmia, Kanker Payudara, Kanker Serviks, Kanker Usus, Kanker Paru, Turbekulosis, Penyakit Paru Obstruktis (PPOK), Anemia, Hepatitis B Dan Hepatitis C.

”Jika penyakit seperti ini tidak di deteksi sejak dini, akan berbahaya dikemudian hari, oleh sebab itu adanya skrining kesehatan ini menjadi langkah awal pencegahan, karena lebih baik mencegah dari pada mengobati,” tambah Freda.

Ia juga mengungkapkan bahwa proses skrining tidak lama, dan identitas yang dibutuhkan hanya KTP atau Kartu Keluarga saja. ”Proses skrining tidak butuh waktu lama, peserta cukup menyiapkan KTP atau Kartu Keluarga, karena mengisi skrining dibutuhkan hanya Nomor Induk Kependuduk (NIK) dan tanggal lahir saja, setelah itu akan muncul sejumlah pertanyaan, setelah terjawab semua hasil skrining akan langsung keluar di akhir. Dengan demikian, peserta dapat langsung mengetahui gejala ataupun risiko penyakit apa saja yang bisa di deteksi,” Ujar Freda.

Sambungnya, jika ternyata hasil skrining menunjukan adanya gejala atau terdeteksi terhadap penyakit kronis, maka segeralah lakukan pengecekan lebih lanjut di faskes tingkat pertama, agar dapat di atasi sedini mungkin.Salah satu peserta JKN segmen PPU (Pekerja Penerima Upah), Riswan (28), membagikan pengalamannya, pada Rabu, (08/01/2025) semenjak sudah melakukan skrining kesehatan beberapa tahun terakhir.

“Kira-kira beberapa tahun lalu saya sudah mulai menggunakan Aplikasi Mobile JKN, dan pernah waktu datang ke Kantor Cabang, salah satu petugas loket menyampaikan untuk melakukan skrining kesehatan, yang ternyata bisa di akses melalui Mobile JKN. Awalnya saya tidak tahu fungsi fitur skrining, setelah dijelaskan ternyata sebagus dan segampang itu cara tahu risiko penyakit kronis,” ungkap Riswan.

Riswan juga mengatakan, dirinya sudah rutin melakukan skrining kesehatan melalui Aplikasi Mobile JKN dalam beberapa tahun terakhir bersama dengan seluruh anggota keluarganya. ”Saya jadi lebih tahu potensi risiko seperti tingginya kolesterol, penyakit jantung, atau penyakit kronis lainnya. Rasanya lebih tenang karena jika sampai harus ditangani, saya bisa mencegahnya sedini mungkin,” tambahnya.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....