Wajib Buat Calon Pengantin, Suntik Imunisasi Pranikah
- 25 Des 2024 13:44 WIB
- Gorontalo
KBRN Gorontalo: Imunisasi sebelum menikah ternyata sangat penting bagi calon pengantin wanita karena banyak manfaatnya. Salah satunya adalah untuk membangun kekebalan tubuh guna mencegah berbagai penyakit berbahaya.
Imunisasi sebelum menikah juga membantu mempersiapkan kehamilan yang sehat, sehingga anak yang dilahirkan dapat tumbuh dengan optimal dan terhindar dari berbagai masalah kesehatan, termasuk stunting.
Jadi, jangan lupa untuk memasukkan imunisasi sebagai salah satu persiapan Genbest sebelum menikah. Setidaknya ada lima vaksin yang tidak boleh dilewatkan oleh calon pengantin wanita, di antaranya yang dilansir dari Genbest:
1. TT atau DPT
TT adalah singkatan dari Tetanus Toksoid, yang diwajibkan oleh pemerintah Indonesia untuk calon pengantin wanita. Imunisasi TT bertujuan agar calon pengantin kebal terhadap bakteri Clostridium tetani yang dapat merusak sistem saraf dan sumsum tulang belakang.
Pentingnya suntik TT adalah untuk melindungi calon pengantin wanita dari risiko tetanus saat berhubungan intim pertama kali, di mana biasanya terjadi robekan pada selaput dara. Luka terbuka ini memungkinkan bakteri penyebab tetanus masuk.
Imunisasi TT biasanya dilakukan 2 minggu hingga sebulan sebelum menikah agar tubuh punya cukup waktu untuk membentuk antibodi. Bagi Genbest yang sudah pernah mendapat imunisasi DPT, umumnya tidak perlu lagi mendapatkan imunisasi TT karena DPT sudah mencakup tiga penyakit sekaligus, yaitu Difteri, Pertusis, dan Tetanus.
2. HPV
Vaksin HPV dapat mencegah sebagian besar kasus kanker serviks yang disebabkan oleh virus Human Papillomavirus (HPV). HPV menyebar melalui kontak seksual, sehingga vaksinasi ini sangat efektif diberikan pada wanita yang belum aktif secara seksual. Bagi Genbest yang ingin mendapatkan vaksin HPV, sebaiknya dilakukan 6 bulan menjelang pernikahan.
3. MMR
Vaksin MMR (Measles, Mumps, Rubella) berguna untuk mencegah penyakit campak, gondongan, dan rubella. Vaksin ini sangat penting sebelum kehamilan, terutama untuk mengurangi risiko infeksi rubella. Perlu diketahui, rubella yang diderita oleh ibu hamil dapat menular ke janin dan menyebabkan cacat lahir atau gangguan perkembangan saraf. Setelah menerima vaksin MMR, Genbest dan pasangan harus menunggu 3 bulan sebelum merencanakan kehamilan.
4. Cacar Air
Infeksi cacar air saat hamil dapat berbahaya, baik bagi ibu maupun janin. Beberapa dampak cacar air pada ibu hamil antara lain peningkatan risiko pneumonia, encephalitis (radang otak), dan hepatitis (radang hati). Untuk mencegah hal ini, pastikan Genbest melakukan imunisasi cacar air (varisela) sebelum menikah.
Untuk waktu yang tepat mendapatkan vaksin cacar air, Genbest sebaiknya berkonsultasi dengan dokter. Umumnya, setelah mendapatkan vaksin varisela, wanita perlu menunggu setidaknya satu bulan sebelum hamil.
5. Hepatitis B
Imunisasi hepatitis B berfungsi untuk mencegah penyakit pada hati yang disebabkan oleh virus hepatitis B. Virus ini dapat menular melalui hubungan intim atau penggunaan barang pribadi yang terkontaminasi. Hepatitis B juga dapat ditularkan dari ibu ke bayi saat proses persalinan.
Vaksin hepatitis B aman diberikan sebelum atau selama kehamilan. Namun, meskipun Genbest telah menerima vaksin hepatitis B selama kehamilan, bayi yang baru lahir tetap harus menerima vaksin hepatitis B karena antibodi dari ibu tidak ditularkan ke bayi.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....