Suara Hilang Saat Bangun Tidur? Kenali Yuk Penyebabnya !

  • 12 Des 2024 08:27 WIB
  •  Madiun

KBRN, Madiun : Pernahkah anda terbangun dari tidur dan mendapati suara menjadi serak, parau, atau bahkan hilang? Kondisi ini umum terjadi dan seringkali dianggap sebagai hal biasa. Meskipun bersifat sementara, namun suara yang serak atau hilang di pagi hari bisa sangat mengganggu, terutama saat berkomunikasi.

Untuk lebih memahami penyebabnya mari kita bahas beberapa faktor utama yang bisa menyebabkan suara hilang saat bangun tidur.

Dehidrasi Pita Suara

Selama tidur, tubuh kita cenderung tidak menghasilkan banyak cairan, termasuk air liur yang berfungsi melumasi pita suara. Pita suara yang kering akibat dehidrasi bisa menyebabkan suara terdengar serak atau hilang. Saat tidur, kita juga cenderung bernapas lewat mulut, terutama jika hidung tersumbat yang memperburuk kekeringan pada pita suara.

Perubahan Posisi Tubuh saat Tidur

Posisi tidur bisa mempengaruhi cara udara bergerak melalui saluran pernapasan kita. Tidur dalam posisi terlentang bisa menyebabkan saluran napas tertekan yang mengakibatkan getaran berlebihan pada pita suara. Oleh karena itu menimbulkan suara serak atau bahkan hilang. Selain itu, refluks asam lambung (GERD) yang sering terjadi saat tidur juga dapat mengiritasi pita suara.

Peradangan atau Infeksi Saluran Pernapasan

Salah satu penyebab paling umum suara hilang saat bangun tidur adalah infeksi saluran pernapasan atas, seperti pilek, flu, atau sinusitis. Ketika anda tidur, lendir yang terakumulasi di tenggorokan dan pita suara bisa menyebabkan peradangan. Proses peradangan ini mengganggu vibrasi normal pita suara, sehingga suara bisa terdengar serak atau hilang. Selain itu, virus atau bakteri yang menginfeksi saluran pernapasan juga bisa menyebabkan pembengkakan dan iritasi.

Alergi

Alergi terhadap debu, serbuk sari, atau faktor lingkungan lainnya bisa menyebabkan peradangan pada saluran pernapasan dan memengaruhi pita suara. Pada beberapa orang, gejala alergi ini lebih terasa ketika bangun tidur karena paparan sepanjang malam terhadap alergen yang ada di lingkungan tidur, seperti kasur atau bantal.

Overuse atau Penyalahgunaan Pita Suara

Menggunakan suara secara berlebihan, seperti berbicara keras, berteriak, atau bernyanyi sepanjang hari, bisa menyebabkan kelelahan pada pita suara. Meskipun ini sering dirasakan setelah beraktivitas, beberapa orang merasa efeknya lebih terasa di pagi hari, saat pita suara sedang beristirahat dan kembali ke kondisi normal setelah tidur.

Jika suara anda tidak kembali normal dalam waktu beberapa hari atau sering terjadi, sebaiknya konsultasikan dengan dokter untuk memastikan tidak ada kondisi medis yang lebih serius. Melalui perawatan dan kebiasaan yang tepat, anda bisa mencegah atau mengurangi masalah suara hilang saat bangun tidur. (Nabila Nagari/Penyiar).

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....