Penyebab Anak Rentan Terkena DBD Saat Musim Hujan
- 11 Des 2024 17:38 WIB
- Palangkaraya
KBRN, Palangka Raya: Musim hujan menjadi waktu yang rentan bagi anak-anak untuk terinfeksi Demam Berdarah Dengue (DBD). Penyakit yang disebabkan oleh virus dengue ini banyak menyerang anak-anak karena sistem kekebalan tubuh mereka yang belum sepenuhnya matang. Di musim hujan, genangan air menjadi tempat berkembang biaknya nyamuk Aedes aegypti, vektor penyebar virus tersebut.
Saat hujan turun, air yang tergenang di sekitar rumah, seperti di ember, pot tanaman, atau saluran air yang tersumbat, menciptakan tempat ideal bagi nyamuk untuk bertelur. Anak-anak yang sering bermain di luar rumah atau di sekitar genangan air ini berisiko lebih tinggi digigit nyamuk yang membawa virus dengue.
Selain itu, cuaca lembap dan suhu yang cenderung hangat selama musim hujan juga mendukung perkembangbiakan nyamuk Aedes. Meningkatnya jumlah nyamuk di lingkungan sekitar tentu memperbesar kemungkinan anak-anak terinfeksi dengue, yang dapat menyebabkan demam tinggi, nyeri sendi, dan dalam beberapa kasus, komplikasi yang lebih serius.
Kurangnya kesadaran masyarakat tentang pentingnya menjaga kebersihan lingkungan juga menjadi faktor penyebab tingginya kasus DBD. Banyak rumah tangga yang tidak rutin menguras tempat penampungan air, sehingga genangan air menjadi sarang nyamuk. Hal ini membuat upaya pemberantasan DBD semakin sulit dilakukan.
Untuk itu, penting bagi orangtua dan masyarakat untuk lebih waspada dan menjaga kebersihan lingkungan, terutama saat musim hujan. Upaya seperti rutin menguras tempat penampungan air, menggunakan obat nyamuk, dan mengenakan pakaian pelindung dapat mengurangi risiko anak-anak terkena DBD.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....