Mengenal Penyakit Paru Obstruktif Kronik (PPOK)
- 23 Okt 2024 14:42 WIB
- Tanjungpinang
KBRN, Tanjungpinang : Dilansir dari web Kemenkes RI, penyakit paru obstruktif kronis atau sering disingkat PPOK adalah istilah yang digunakan untuk sejumlah penyakit yang menyerang paru-paru untuk jangka panjang.
Penyakit ini menghalangi aliran udara dari dalam paru-paru sehingga pengidap akan mengalami kesulitan dalam bernapas. PPOK umumnya merupakan kombinasi dari dunia penyakit pernapasan, yaitu bronkitis kronis dan emfisema.
Berikut gejala penyakit paru obstruktif kronik (PPOK) :
- Batuk kronik dangan/tanpa dahak yang tidak kunjung sembuh
- Makin sering tersengal-sengal, bahkan saat melakukan aktivitas fisik yang ringan seperti memasak atau mengenakan pakaian
- Mengi atau sesak napas disertai bunyi
- Lemas (kehilangan kemampuan/produktivitas)
- Rasa berat di dada
- Penurunan berat badan
Langkah-langkah mengurangi risiko PPOK antara lain :
- Jika Anda perokok, maka berhentilah merokok. Upaya Berhenti Merokok (UBM) di Puskesmas dan layanan telepon gratis dan bebas pulsa Quitline.INA 08001776565 dapat membantu Anda berhenti merokok.
- Jika Anda bukan perokok, JANGAN MULAI MEROKOK dan HINDARI PAPARAN ASAP ROKOK.
- Kawasan Tanpa Rokok merupakan salah satu upaya pemerintah untuk melindungi masyarakat dari paparan asap rokok orang lain.
- Lindungi diri Anda dari bahan kimia, debu, dan asap di rumah dan tempat kerja.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....