Kenali Perubahan Wanita Ketika Memasuki Masa 'Menopause'
- 18 Okt 2024 05:31 WIB
- Pusat Pemberitaan
KBRN, Jakarta: Di peringatan Hari Menopause Sedunia tahun ini, banyak orang belum mengetahui apa itu Menopause secara mendalam. Padahal memasuki masa menopause, ada berbagai perubahan serta gejala yang muncul.
Wanita yang sudah memasuki usia lanjut alias lansia artinya harus bersiap menghadapi masa menopause. Kondisi ini merupakan akhir dari siklus menstruasi yang selama ini dialami wanita setiap bulannya.
Menopause tidak hanya menyebabkan menstruasi berhenti, tetapi juga membuat wanita mengalami banyak perubahan pada tubuh. Sebab, Menopause biasanya terjadi pada wanita yang sudah memasuki usia 45 hingga 55 tahun.
Berikut ini sejumlah perubahan dan gejala yang terjadi ketika memasuki masa Menopause. Dirangkum Halodoc, di antaranya:
1. Siklus Menstruasi
Salah satu perubahan yang pasti terjadi menjelang masa menopause adalah siklus menstruasi. Kondisi ini bisa menyebabkan seseorang mengalami menstruasi yang tidak teratur.
Menjelang menopause, wanita mungkin saja mengalami datang bulan lebih cepat atau lebih lambat dari biasanya. Tanda menopause juga bisa dikenali melalui darah yang keluar menjadi lebih sedikit atau justru lebih banyak.
2. Penampilan Fisik
Ternyata, menopause juga menyebabkan wanita mengalami perubahan pada penampilan fisik. Menjelang masa ini, beberapa wanita akan mengalami rambut rontok, berat badan bertambah, payudara mengendur, serta kulit menjadi mudah kering.
3. Perubahan Psikologis
Tidak hanya pada fisik, menopause juga bisa menyebabkan seorang wanita mengalami perubahan psikologis. Menjelang habisnya siklus menstruasi, seorang wanita menjadi rentan mengalami gangguan.
Seperti insomnia alias sulit tidur di malam hari, depresi. Serta juga mengalami perubahan suasana hati yang terjadi mendadak.
4. Perubahan Fisik
Selain penampilan, menopause juga bisa menyebabkan perubahan pada fisik wanita. Dalam hal ini, wanita menjadi lebih mudah merasa panas atau gerah karena mudah berkeringat.
i ini disebut dengan hot flashes dan biasanya lebih sering terjadi pada malam hari. Kondisi ini juga menyebabkan wanita mengalami pusing, jantung berdebar, serta infeksi berulang pada saluran kemih.
5. Risiko Osteoporosis
Wanita yang sudah memasuki masa menopause juga lebih berisiko mengalami osteoporosis. Bahkan, wanita yang sudah memasuki masa menopause disebut memiliki risiko hingga 4 kali lebih besar mengalami penyakit ini.
Hal ini disebut berkaitan dengan perubahan hormon yang terjadi, terutama hormon estrogen. Berkurangnya hormon estrogen memengaruhi risiko seorang wanita mengalami gangguan tulang, seperti osteoporosis atau osteoarthritis.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....