Risiko Self-Diagnosis pada Kesehatan Mental Remaja
- 12 Okt 2024 16:53 WIB
- Pekanbaru
KBRN, Pekanbaru: Self-diagnosis, terutama di kalangan remaja, dapat membawa banyak dampak negatif, khususnya pada kesehatan mental. Elyusra Ulfah, M.Psi, psikolog dan dosen Fakultas Psikologi UIN Suska Riau, menjelaskan bahwa kesehatan mental bukan hanya soal pikiran, tetapi juga terkait dengan perasaan dan tindakan bersama Pro 2 Pekanbaru dalam program Spada.
"Dalam aspek psikologi, kita melihat dari kognitif (pola pikir), afektif (perasaan), dan psikomotor (tindakan)," ungkapnya. (Selasa,8/10/2024)
Meski rasa ingin tahu terhadap kondisi diri sendiri itu baik, kesalahan sering terjadi saat remaja mencoba menangani masalah mentalnya sendiri berdasarkan informasi dari internet yang belum tentu akurat. “Baik untuk belajar tentang diri kita, tetapi yang salah adalah tindakan penanganannya. Banyak yang menutup diri dari meminta bantuan orang lain," tambah Yusra.
Ada beberapa dampak negatif dari self-diagnosis. Pertama, kesalahan dalam mendiagnosis. Yusra mencontohkan, "Misalnya, karena kurang tidur akibat belajar hingga larut malam, seseorang merasa lemas dan tidak fokus saat ujian. Ketika nilainya anjlok, dia mulai berpikir ada masalah serius pada dirinya, padahal hanya kurang tidur."
Dampak kedua adalah penanganan yang salah. Banyak yang mengambil tindakan sendiri tanpa resep dokter, seperti mengonsumsi suplemen untuk kecemasan.
"Mengambil langkah penanganan tanpa konsultasi profesional bisa berbahaya, terutama jika menggunakan obat tanpa pengawasan medis," jelas Yusra. Selain itu, self-diagnosis sering kali membuat seseorang meremehkan masalah serius yang sebenarnya membutuhkan perhatian lebih.
Dampak ketiga, self-diagnosis bisa menghambat konsultasi dengan profesional. "Kita tidak bisa mendiagnosa sendiri apa yang kita rasakan, apalagi terkait kesehatan mental. Penting untuk menemui profesional," tegas Yusra. Dampak terakhir adalah munculnya stigma negatif. "Orang bisa terjebak dalam hasil diagnosa mereka sendiri dan merasa takut untuk mencari pertolongan," tutup Yusra.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....