Atasi Migrain Perjalanan Mudik Lebaran Lancar
- 10 Mar 2026 10:13 WIB
- Kendari
RRI.CO.ID, Kendari - Migrain merupakan salah satu jenis sakit kepala yang cukup sering dialami masyarakat. Kondisi ini ditandai dengan nyeri kepala berdenyut, umumnya pada satu sisi kepala, dan dapat disertai gejala lain seperti mual, muntah, serta sensitivitas terhadap cahaya atau suara. Pada sebagian orang, migrain juga dapat menyebabkan gangguan aktivitas karena rasa nyerinya cukup intens.
Direktur RSU Aliyah II Kendari, dr.Moh.Afif Nashrullah, MARS, M.Biomed, kepada RRI Kendari menjelaskan bahwa migrain terjadi akibat gangguan aktivitas saraf dan pembuluh darah di otak yang menjadi lebih sensitif terhadap berbagai pemicu. Faktor keturunan juga berperan, sehingga seseorang yang memiliki riwayat keluarga dengan migrain cenderung lebih berisiko mengalami kondisi ini.
"Beberapa faktor yang sering memicu atau memperberat migrain antara lain kurang tidur, dehidrasi, terlambat makan, stres, kelelahan, serta paparan cahaya atau panas berlebihan. Kondisi-kondisi ini sering kali terjadi saat perjalanan mudik, terutama karena perjalanan yang panjang, kemacetan, dan perubahan pola istirahat", kata dr.Afif, Kamis 10 Maret 2026.
dr.Afif menambahkan, periode mudik menjadi salah satu situasi yang cukup rentan memicu serangan migrain pada sebagian orang. Untuk mengurangi risiko tersebut, ada beberapa hal yang penting diperhatikan oleh para pemudik:
- Pastikan tubuh cukup istirahat sebelum berangkat.
Kurang tidur merupakan salah satu pemicu utama migrain, sehingga penting untuk mempersiapkan kondisi tubuh sebelum perjalanan. - Jaga asupan cairan dan makan secara teratur
Dehidrasi dan keterlambatan makan dapat memicu sakit kepala, termasuk migrain. - Lakukan istirahat berkala selama perjalanan
Jika melakukan perjalanan darat, sebaiknya berhenti setiap beberapa jam untuk meregangkan tubuh dan mengurangi kelelahan. - Bagi yang memiliki riwayat migrain, jangan lupa membawa obat pribadi
Obat yang biasa digunakan sebaiknya tetap dibawa selama perjalanan agar dapat segera digunakan saat gejala mulai muncul. - Segera mencari bantuan medis bila gejala memburuk
Apabila sakit kepala disertai muntah hebat, gangguan penglihatan yang menetap, atau nyeri kepala yang sangat kuat dan tidak membaik dengan obat, pemudik sebaiknya segera memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan atau pos kesehatan yang tersedia di jalur mudik.
Dengan persiapan yang baik dan menjaga kondisi tubuh selama perjalanan, diharapkan masyarakat dapat meminimalkan risiko migrain sehingga perjalanan mudik dapat berlangsung lebih nyaman dan aman.