Aspiah, Petugas Kebersihan di Universitas Halu Oleo Kendari
- 31 Okt 2025 16:24 WIB
- Kendari
KBRN,Kendari: Setelah menamatkan kuliahnya pada tahun 2024, Aspiah Enrika Sari, perempuan muda berusia 27 tahun, memilih untuk tidak berdiam diri.
Ia memutuskan mengisi kekosongan waktunya dengan bekerja sebagai petugas kebersihan di Universitas Halu Oleo (UHO) Kendari.
Perempuan asal Muna ini mengaku, pekerjaan itu ia jalani sebagai bentuk kesibukan sambil menunggu kesempatan mengikuti tes Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) pada tahun 2026 mendatang. Saat ini, Aspiah tinggal bersama keluarganya di Kota Kendari.
Aspiah mulai bekerja di UHO pada Februari 2024. Artinya, sudah lebih dari satu tahun ia menjalani rutinitasnya sebagai pembersih kampus. Ia bekerja berdasarkan jadwal yang telah ditentukan oleh pihak kampus, mulai dari Senin hingga Sabtu, dengan jam kerja yang berbeda setiap harinya.
“Untuk hari Senin sampai Kamis kami mulai jam enam pagi sampai jam sebelas lewat tiga puluh. Kalau Jumat dan Sabtu mulai jam lima tiga puluh sampai jam sepuluh tiga puluh WITA,” tuturnya.
Setiap pagi, Aspiah membersihkan area yang sudah ditugaskan oleh pengawas kebersihan kampus. Wilayah yang menjadi tanggung jawabnya mencakup lapangan depan Fakultas Teknik UHO tempat mahasiswa sering bermain voli dan sepak takraw hingga area pepohonan di samping lapangan.
Dengan sapu dan tong sampah di tangan, Aspiah menyapu daun-daun kering dan memastikan area kampus tetap bersih. Di bawah sinar matahari pagi, ia bekerja dengan penuh semangat dan rasa tanggung jawab.
Sebagai petugas kebersihan, Aspiah menerima gaji sebesar Rp1.300.000 setiap bulan. Meski nominalnya tidak besar, ia tetap bersyukur dan menikmati pekerjaannya.
“Kalau nanti saya lulus tes CPNS tahun 2026, saya akan berhenti bekerja di sini,” ujarnya
menjadi pembersih kampus bukan sekadar pekerjaan, melainkan cara untuk tetap produktif dan bermanfaat sambil menunggu waktu meraih impiannya.
(Nurliana, Universitas Halu Oleo Kendari)