Ayam Geprek Ibu Nani, Sukses bersama LPG Murah
- 30 Okt 2025 16:48 WIB
- Kendari
KBRN, Kendari: Mulai pukul enam pagi, ibu Nani Susanti sudah membuka lapak penjualanya berukuran 8x6 meter di Kelurahan Wundumbatu kecamatan Poasia, kota Kendari.
Usai berbelanja untuk kebutuhan usaha ayam geprek, ibu Nani dibantu tiga karyawanya, mulai memasak nasi putih dan nasi kuning, menggoreng ayam, memasak sayur serta mengulek sambel hijau.
Dibagian dapur lapak, terlihat lima buah tabung gas LPG 3 Kg berjejer rapi untuk digunakan memasak usaha ayam geprek ibu Nani.
“Biasanya dalam sehari, saya memakai empat sampai lima tabung gas LPG 3 kg,” ucap ibu Nani yang kini menjadi tulang punggung keluarga karena suaminya menderita sakit lumpuh.
Ibu paruh baya yang sudah membuka usaha ayam geprek sejak 2019 ini, mengaku senang menggunakan tabung gas LPG 3 kg, karena bisa menghemat biaya dan lebih praktis memasak.
“Sebelum menggunakan gas LPG, dulu saya pakai minyak tanah memasak di kompor hoc di warung ini. Yah, waktu memasak lama sekali dan minyak tanah juga biasa sulit didapat,” tutur Nani.
“Kalau gas 3 kg langka, saya biasanya pakai tabung bright gas 5,5 Kg. Jadi usaha saya tetap lancar, memasak lebih praktis dan penghasilan cukup. Trimakasih Pertamina,” lanjutnya.
Penghasilan dari usaha ayam geprek Ibu Nani setiap bulannya lumayan besar, yakni bisa mencapai Rp 5.000.000.
Selain warga sekitar, pelanggan terbanyak ibu Nani adalan siswa SMKN 4 Kendari yang bangunan sekolahnya berjarak 50 meter dari lapak usaha ayam geprek.
“Alhamdulillah, setelah saya menabung selama beberapa tahun, hasil usaha ini juga bisa menyekolahkan putri semata wayang kami hingga menyelesaikan kuliah di perguruan tinggi dan bisa membeli rumah untuk tempat tinggal kami sekeluarga,” ucap ibu Nani yang selama ini tinggal di rumah kontrakan bersama suami dan anaknya.
Kisah sukses ibu Nani Susanti dari kota Kendari membuktikan bahwa gas LPG dapat meningkatkan produktivitas, sehingga usaha UMKM kuliner semakin maju karena bisa memasak lebih cepat dan efisien dibanding minyak tanah.