ATR- Athira Bagea dan Baruasa

  • 30 Jan 2026 08:45 WIB
  •  Kendari

RRI.CO.ID, Kendari - Program Dialog Pabbalu UMKM kembali mengudara pada Rabu 28 Januari 2026, dengan menghadirkan Owner kue bagea dan baruasa ATR-Athira, Ibu Nita Indrawati, S.Kom. Dialog ini mengangkat komitmen pelaku UMKM lokal dalam menjaga kualitas produk kue tradisional yang telah dikenal luas, bahkan hingga ke luar negeri.

Dalam dialog tersebut, Ibu Nita Indrawati menjelaskan bahwa kue bagea dan baruasa ATR-Athira telah dipasarkan ke berbagai daerah dan luar negeri, serta kerap dijadikan oleh-oleh khas karena cita rasanya yang autentik dan kemasannya yang praktis.

Ia menegaskan bahwa aspek keamanan dan mutu pangan menjadi prioritas utama dalam pengelolaan usahanya. Produk ATR-Athira memiliki masa simpan satu bulan, dan pihaknya menerapkan kebijakan menarik kembali produk dari tempat penitipan satu hari sebelum masa kedaluwarsa berakhir.

“Kami ingin memastikan produk yang diterima konsumen selalu dalam kondisi terbaik. Karena itu, kue yang mendekati masa kedaluwarsa langsung kami tarik dari penitipan,” ungkapnya.

Melalui Dialog Pabbalu UMKM ini, diharapkan pelaku UMKM lainnya semakin sadar akan pentingnya menjaga kualitas, keamanan pangan, serta kepercayaan konsumen dalam mengembangkan usaha berbasis produk lokal.

Rekomendasi Berita