Perumda Tirta Wakatobi Putus sementara Pelanggan Menunggak

  • 08 Mar 2026 04:37 WIB
  •  Kendari

⁠⁠⁠RRI.CO.ID, Kendari - Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Air Minum Tirta Wakatobi Kabupaten Wakatobi, Sulawesi Tenggara (Sultra) menerapkan sistem putus sementara kepada semua pelanggan yang menunggak.

Hal itu dilakukan sebagai tindakan administratif maupun teknis untuk menegakkan aturan dan menjaga kelangsungan pelayanan serta adanya masukan dari berbagai pelanggan Perumda Air Minum Tirta Wakatobi

Tercatat sebanyak 14 pelanggan yang ditertibkan Perumda Air Minum Tirta Wakatobi, mereka adalah pelanggan yang menunggak tagihan air. Mulai dari yang menunggak selama dua bulan, empat bulan, lima bulan, enam bulan, tujuh bulan, sembilan bulan dan 24 bulan. Dua diantaranya sudah melakukan pembayaran di loket kantor dan untuk airnya sudah mengalir kembali

Pemutusan sementara pelanggan menunggak itu akan dilaksanakan secara menyeluruh, untuk tindakan awal dilaksanakan di wilayah Desa Wungka (Teemongkona), Kecamatan Wangiwangi Selatan (Wangsel). Pelanggan yang ditertibkan memiliki total tunggakan yang bervariasi dan yang paling lama menunggak adalah 35 bulan dengan tagihan sekira Rp1 juta lebih.

Setelah ditelusuri lebih lanjut oleh Perumda Air minum Tirta Wakatobi , pelanggan yang menunggak sekira 35 bulan tersebut merupakan rumah warga yang baru-baru ini secara tegas memprotes kenaikan tarif air Perumda Air Minum Tirta Wakatobi

Direktur PDAM Amin menjelaskan, data tunggakan pelanggan yang menunggak sekira 35 bulan tersebut mulai dari bulan April tahun 2023 sampai dengan bulan Februari tahun 2026.

"System penerapan itu putus sementara (Dop) ke semua pelanggan menunggak yang ditertibkan hari ini," ungkapnya melalui pesan aplikasi WhatsApp Jumat 6 Maret 2026.

Kendati meteran air sudah terlanjur diputus sementara oleh PERUMDA Air Minum Tirta Wakatobi, yang bersangkutan sempat menyampaikan bahwa akan melakukan pembayaran melalui transfer.

"Tapi sudah saya sampaikan penyelesaian bisa dilayani ke loket saat jam kerja, bayar langsung di loket pelayanan pelanggan. Hal ini karna pembayaran kami belum bisa online. Kalau yang bersangkutan mau datang untuk selesaikan, saya selesaikan tapi pemasangannya inshaallah hari senin," tutupnya

Rekomendasi Berita