Budaya Kewirausahaan Muda dalam Sektor Ekonomi Kreatif

  • 26 Feb 2026 13:31 WIB
  •  Kendari

RRI.CO.ID, Kendari - Budaya kewirausahaan muda dalam sektor ekonomi kreatif menjadi tema hangat dalam program Dialog Tonga Oleo yang disiarkan langsung dari Studio Pro 4 RRI Kendari, Kamis 26 Pebruari 2026. Diskusi ini menghadirkan dua narasumber berkompeten, yakni Prof. Dr. Rosnawintang, Guru Besar Bidang Ilmu Ekonomi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Halu Oleo, serta Astuti, Kasi Standarisasi Kompetensi Kreatif Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Kota Kendari.

Dalam pemaparannya, Prof. Rosnawintang menegaskan bahwa budaya kewirausahaan tidak hanya berbicara tentang kemampuan membuka usaha, tetapi juga tentang pola pikir (mindset), kreativitas, inovasi, serta keberanian mengambil risiko secara terukur. Menurutnya, generasi muda saat ini memiliki peluang besar untuk berkembang di sektor ekonomi kreatif karena didukung oleh kemajuan teknologi digital.

“Mahasiswa dan pelaku usaha muda harus mampu membaca peluang, memanfaatkan teknologi, serta mengembangkan produk berbasis kearifan lokal agar memiliki daya saing,” ujarnya. Ia juga menekankan pentingnya kolaborasi antara perguruan tinggi, pemerintah, dan pelaku industri dalam menciptakan ekosistem kewirausahaan yang berkelanjutan.

Sementara itu, Astuti menjelaskan bahwa Pemerintah Kota Kendari melalui Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif terus mendorong peningkatan kapasitas pelaku usaha muda melalui pelatihan, sertifikasi kompetensi, serta pendampingan usaha. Standarisasi kompetensi kreatif, katanya, menjadi kunci agar produk dan jasa yang dihasilkan mampu bersaing di pasar regional maupun nasional.

“Anak muda perlu memahami bahwa kreativitas harus dibarengi dengan kompetensi yang terstandar. Sertifikasi bukan hanya formalitas, tetapi bukti profesionalisme,” jelasnya.

Dialog berlangsung interaktif dengan partisipasi pendengar yang menanyakan strategi menghadapi tantangan modal, pemasaran digital, serta konsistensi dalam berwirausaha. Kedua narasumber sepakat bahwa ketekunan, adaptasi terhadap perubahan pasar, dan pemanfaatan media sosial secara produktif menjadi faktor penting dalam membangun usaha kreatif yang berkelanjutan.

Melalui Dialog Tonga Oleo, diharapkan tumbuh semangat dan budaya kewirausahaan muda yang inovatif, profesional, serta berbasis potensi lokal di Kota Kendari. Program ini menjadi ruang edukasi publik untuk memperkuat peran generasi muda dalam menggerakkan sektor ekonomi kreatif sebagai salah satu pilar pembangunan daerah.

Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita